Penduduk Lingga Muda Menduga Mantan Anggota DPRD Karo Melakukan Pembalakan Liar

0
1376
KAPOLRES T. Karo AKBP Benny R. Hutajulu, bersama Kapolsek Lau Baleng AKP Robin G.M, Danramil Lau Baleng Kapten Infantri J Sembiring dan sejumlah Kades saat kunker Kapolres ke Polsek Lau Baleng. Waspada/Panitra Nedy
KAPOLRES T. Karo AKBP Benny R. Hutajulu, bersama Kapolsek Lau Baleng AKP Robin G.M, Danramil Lau Baleng Kapten Infantri J Sembiring dan sejumlah Kades saat kunker Kapolres ke Polsek Lau Baleng. Waspada/Panitra Nedy

TANAH KARO (Waspada): Penduduk Desa Lingga Muda dan Karang Taruna, menduga mantan anggota DPRD Karo berinisial JG warga Desa Perbulan Kec. Lau Baleng ikut melakukan penebangan kayu di Hutan Deleng Cengkeh Register 7/K, karena melihatnya secara langsung di dalam hutan sewaktu pembuatan jalan pada 13 Juni 2018.

Selain JG penduduk Desa Lingga Mudan dan Karang Taruna juga melihat MG mantan Kepala Desa Perbualan bersama dua orang lainnya yang tidak dikenal berikut satu unit alat berat dan satu unit truck Fuso Genzo.

Hal itu terungkap saat percakapan Waspada dengan Natanael Sukatendel 26 didampingi sejumlah penduduk Desa Lingga Muda, Jumat (20/7) kemaren. Seingatnya, sewaktu masyarakat beserta karang taruna pergi ke lokasi penebangan di hutan Deleng Cengkeh, terlihat ada kegiatan pembuatan jalan.

Di sana warga bertemu dengan empat orang yang tengah membuat jalan atau boleh dikatakan merusak profile kawasan hutan dengan alat berat. Dari empat orang ini, dua orang diantaranya kenali penduduk Desa Lingga Muda, yakni JG seorang mantan anggota DPRD Karo dan satu orang lagi berinisial MG yang merupakan mantan Kepala Desa Perbulan, kata Natanael.

Aktivitas yang dilihat warga saat itu kata Natanael, adanya pegorekan jalan yang dilakukan dua orang yang tidak dikenal warga, sedangkan satu unit mobil genzo bermuatan kayu yang sudah berbentuk balok. Dari temuan di lokasi itulah warga menduga JG dan MG terlibat dalam aktivitas penebangan kayu tanpa izin di hutan Deleng Tongkoh, karena jalan untuk menuju lokasi tersebut, harus melewati perladangan milik JG yang setiap harinya dijaga. Bahkan mobil truk Fuso genzo dan alat berat yang ditemukan di dalam hutan itu milik JG.

Sukatendel juga mengaku setelah warga Desa Lingga Muda membuat laporan perusakan Hutan Deleng Tongkoh/Cengkeh ke Polsek Lau Baleng yang diteruskan ke Mapolres T. Karo, sudah beberapa orang warga dipanggil untuk memberikan keyerangan, katanya.

Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Desa Lingga Muda, Pengarapen Sembiring menyebutkan, masyarakat dan pemerintahan desa Lingga Muda mengharapkan dengan sangat, agar penebangan liar di Deleng Tongkoh diusut hingga tuntas sesuai prosedur hukum yang berlaku saat ini.

Kapolres Tanah Karo, AKBP Benny R. Hutajulu, S.I.K ditemui Waspada saat kunjungan kerja ke Polsek Lau Baleng/Mardinding mengatakan, memang benar diduga ada tindak pidana illegal logging di hutan register Desa Lingga Muda, Kecamatan Lau Baleng.

Kemaren, tim dari Satreskrim unit Tipiter Resort Tanah Karo bersama Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) sudah meninjau lokasi penebangan dan telah merekam titik koordinat. Terhadap kasus ini, sudah dilakukan gelar perkara sesuai prosedur, ujar Benny.

Posisi statusnya masih penyidikan, masyarakat kecamatan Lau Baleng/Mardinding diminta supaya memonitor sampai dimana perkembangan kasus, atau apakah ada penyimpangan penyidikan, karena hukum harus ditegakkan, apalagi kasis Illegal Logging atau perambahan hutan.

Hutan itu merupakan warisan kita kepada generasi anak dan cucu maka harus kita jaga, jangan mewariskan air mata akibat perambahan tetapi harusnya mewariskan mata air untuk kehidupan, jelas Benny Remus Hutajulu. (cpn, a36)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here