Kontraktor Ngamuk Hancurkan Kantor Desa Di Nagan Raya

0
Ilustrasi

NAGAN RAYA (Waspada): Aparat kepolisian di Mapolsek Beutong, Kab. Nagan Raya, hingga Jumat (3/8), kemarin masih memburu seorang kontraktor lokal yang diduga mengamuk dan menghancurkan kaca Kantor Kepala Desa (Kantor Keuchik) di Gampong Blang Neuang, Kec. Beutong, pada Rabu (1/8/) sore.

Informasi yang diperoleh Waspada dari warga menyebutkan, mengamuknya kontraktor yang berinisial MI tersebut, diduga terkait dihentikannya proyek desa yang selama ini dikerjakan oleh pelaku oleh aparat desa setempat.

Diduga tak terima dengan perlakuan tersebut, pelaku akhirnya marah dan mengamuk, sehingga memecahkan seluruh bagian kaca kantor desa dengan cara melempar batu. Aksi tersebut dia lakukan seorang diri, setelah sebelumnya pelaku sempat marah-marah dan mengeluarkan sumpah serapah kepada aparat desa Gampong Blang Neuang, Kec. Beutong.

Kapolres Nagan Raya AKBP Giyarto SIK melalui Kapolsek Beutong Ipda Ramlan yang dikonfirmasi Waspada, Jumat siang, membenarkan adanya insiden pengrusakan Kantor Desa Blang Neuang oleh seorang warga dan diduga merupakan sebagai rekanan proyek desa.

“Kami sudah mengetahui siapa pelakunya. Namun karena kasus ini masih diminta penyelesaiannya oleh aparat desa untuk diselesaikan secara kekeluargaan, makanya pelaku belum kami tangkap,” kata Ipda Ramlan.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh polisi di lokasi kejadian, mengamuknya pelaku MI setelah alat berat jenis excavator yang disewa oleh aparat desa ke Pemkab Nagan Raya, terpaksa diambilalih karena alat berat tersebut tidak dipakai untuk mengerjakan proyek di desa.

Akan tetapi, pelaku justru mengerjakan pekerjaan lain seperti membuka lahan kebun sendiri dan diduga tidak digunakan sesuai dengan perjanjian kerja. Atas dasar tindakan tersebut, akhirnya aparat desa menggelar musyawarah dan memutuskan mengambil alat berat yang sudah disewa, sekaligus memutuskan hubungan kerja dengan MI.

Tak terima dengan keputusan desa, pelaku akhirnya marah dan mengamuk hingga akhirnya merusak kantor desa dengan cara melempar batu, sehingga menyebabkan seluruh bagian kaca kantor desa pecah.

Dalam kasus ini, kata Ramlan, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa sejumlah batu yang diduga digunakan pelaku MI untuk merusak kaca kantor desa Blang Neunang, Kecamatan Beutong. “Kami juga masih menunggu kedatangan aparat desa yang mengaku akan menyelesaikan masalah ini secara musyawarah,” tutur Kapolsek.

Namun, apabila persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan secara aturan desa, maka Ramlan memastikan persoalan tersebut akan dituntaskan secara hukum, jika nantinya polisi menemukan bukti kuat yang mengarah bahwa MI adalah pelaku dalam kasus  ini. (b01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here