Semarak PKA VII, Belajar Menganyam Tikar Di Anjungan Aceh Timur

0
BUPATI Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib di dampimgi Plt. Sekd Drs. Zahri, M.AP dan Ketua TP PKK Aceh Timur, Ny. Hj. Fitriani D. Hasballah, SH, MH (kiri) bersama pengrajin tikar anyaman di Balai Adat Anjungan Aceh Timur, Komplek Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, Senin 6 Agustus 2018. Waspada/Ist
BUPATI Aceh Timur H. Hasballah HM. Thaib di dampimgi Plt. Sekd Drs. Zahri, M.AP dan Ketua TP PKK Aceh Timur, Ny. Hj. Fitriani D. Hasballah, SH, MH (kiri) bersama pengrajin tikar anyaman di Balai Adat Anjungan Aceh Timur, Komplek Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh, Senin 6 Agustus 2018. Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada): Penasaran dengan cara menganyam tikar pandan Aceh secara tradisional? silakan kunjungi Anjungan Kab. Aceh Timur di Arena Expo Pekan Kebudayaan Aceh VII, di Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh.

“Ini kerajinan klasik dan bagian dari budaya masyarakat Aceh yang hampir punah. Tidak semua kabupaten di Aceh melestarikan kerajinan ini,” klaim Nauli, SSTP, MAP, Kabag Humas Setdakab Aceh Timur kepada Waspada, Selasa (7/8).

Menurut Nauli, Pemkab Aceh Timur melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan PKK selama ini kontiniu dan komprehensif membina pengrajin anyaman tikar pandan di Aceh Timur, sebagai wujud komitmen dan konsitensi Pemkab di bawah kepemimpinan H. Hasballah HM Thaib-Syahrul Bin Syama’un, melestarikan khazanah budaya Aceh sekaligus memberdayakan ekonomi pengrajin.

“Sektor ini mendapat perhatian khusus dari Pemkab Aceh Timur. Alhamdulillah, selain tikar, pengrajin Aceh Timur juga sudah lama memproduksi jenis kerajinan lain berbahan dasar pandan, seperti tas, kotak serbaguna dan lain-lain. Semuanya sudah beredar di pasar dan bernilai ekonomis lumayan tinggi,” imbuh Nauli.

Sementara Plt. Sekda Aceh Timur Drs. Zahri, MAP melalui Kabag Isra Setdakab Aceh Timur, Mujiburrahman, SE, MAP menambahkan, Tim Penggerak PKK Aceh Timur hingga kini masih rutin membina pengrajin dengan menggelar berbagai pelatihan, termasuk soal inovasi produk yang sesuai permintaan pasar serta bidang pemasaran atau marketing.

“Banyak pengunjung anjungan kita memborong tikar anyaman ini sebagai oleh-oleh dari Arena PKA. Bahkan, mereka yang hobi atau penasaran dengan cara menganyam, juga diajari langsung oleh tenaga ahli yang sengaja kita datangkan dari Aceh Timur,” jelas Mujiburrahman. (b19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here