BC Musnahkan Barang Sitaan Senilai Rp29,8 Miliar

0
Sejumlah pejabat terkait hadir dalam acara pemusnahan Rp 29,8 miliar barang sitaan BC tahun 2017- 2018. Waspada/Rustam Effendi/B
Sejumlah pejabat terkait hadir dalam acara pemusnahan Rp 29,8 miliar barang sitaan BC tahun 2017- 2018. Waspada/Rustam Effendi/B

BELAWAN (Waspada): Petugas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Utara musnahkan barang sitaan kejahatan pabean senilai Rp29,8 miliar di halaman KPPBC TMP, Belawan, Rabu (8/8).

Barang sitaan bernilai miliaran rupiah itu ballpres atau pakaian bekas sebanyak 9.575 ball, rokok lokal sebanyak 19.020.760 batang dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA) sebanyak 3.867 botol.

Kepala Kanwil DJBC Sumut Ozi Olivia menerangkan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan dan pencegahan tahun 2017 hingga 2018 di wilayah laut dan darat Sumatera Utara.

Seluruh barang bukti telah mendapat putusan dan persetujuan dari pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, keputusan pengadilan untuk dimusnahkan sesuai Pasal 45 KUHAP dan penetapan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) untuk milik barang hasil penindakan kepabeanan dan cukai.

“Seluruh barang bukti yang kita musnahkan, potensi pembiayaan dari bea cukai untuk MMEA dan rokok, negara mengalami kerugian mencapai Rp8,7 miliar. Sedangkan ballpres, merupakan dampak kerugian tekstil lokal dan kesehatan dari bahaya pakaian bekas,” sebut Ozi Olivia didampingi Wakajatisu, Yudi Sutoto.

Orang nomor satu di Kanwil DJBC Sumut semua barang bukti merupakan hasil penindakan bersama antar sinergitas penegak hukum di Sumatera Utara.”Ada sebanyak 20 lebih kasus dari hasil penindakan barang bukti yang kita musnahkan.

Ini merupakan sinergitas bersama dalam penindakan dan pencegahan barang ilegal. Kita terus menertibkan importasi berisiko tinggi di wilayah laut dan darat di Sumatera Utara. Koitmen kesepakatan sinergitas penegak hukum akan terus mencegah kegiatan ilegal,” jelas Ozi Olivia.

Sementara itu, Wakajatisu Yudi Sutoto menerangkan seluruh perwakilan kejaksaan dari Medan, Belawan, Tanjung Balai, Batubara dan Asahan untuk menyaksikan pemusnahan barang bukti dari semua perkara yang dilimpahan yang mereka tangani.

“Ini adalah hasil kerja sama yang baik, kami selaku kejaksaan belum ada gudang untuk penyimpanan barang bukti. Makanya, kami titip sementara ke Bea Cukai. Untuk masalah gudang penyimpanan sedang dalam usulan,” terang Yudi Sutoto.

Acara pemusnahan MMEA dilakukan dengan menggunakan mobil alat berat gilingan, sedangkan rokok dan ballpres dimusnahkan dengan cara dibakar. Turut hadir dalam acara pemusnahan itu pejabat kejaksaan dari Medan, Belawan, Batubara, Tanjungbalai, Asahan, Lantamal I, Polda, Polres Pelabuhan Belawan, Karantina, Disperindag, KPKNL serta pejabat dari Bea Cukai Sumut. (h03/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here