Lawan Heran Gaya Marquez

0
40
MotoGP
MotoGP

BRNO, Ceko (Waspada): Pembalap Tim Pramac Ducati, Danilo Petrucci, heran dengan gaya membalap Marc Marquez (foto kanan) yang sangat nekat dan bahkan terkesan ekstrem.

Namun berkat keberanian dan penampilan gemilangnya tersebut, jagoan Tim Repsol Honda yang dijuluki The Baby Alien itu telah mengoleksi empat gelar juara MotoGP. Marquez pun diyakini bakal mempertahankan mahkotanya musim ini, karena mantap memimpin klasamen dengan jarak 49 poin dari peringkat dua Valentino Rossi.

“Dia membalap dengan posisi miring yang ekstrem. Banyak orang berpikir, dia bisa kecelakaan karena itu, tetapi dia selalu melakukan penyelamatan hebat, luar biasa,” puji Petrucci melalui Speedweek, Kamis (9/8).

“Marc masih bisa meraih banyak kemenangan. Tapi tidak ada yang tahu bahwa dia bisa dikalahkan sekali lagi dalam perebutan gelar juara,” tambah pembalap Italia yang menduduki peringkat 7 dengan kemasan 94 poin tersebut.

Kejayaan Marquez terus terlihat sejak memulai debut di ajang MotoGP tahun 2013 silam. Jagoan Honda berusia 25 tahun itu diyakini memiliki peluang besar untuk juara lagi musim ini.

“Terkadang, Marc terlihat seperti tidak tertandingi. Dia selalu selangkah lebih maju di kompetisi berkat agresivitasnya,” papar Petrucci.

“Kami berharap suatu hari nanti akan datang seseorang yang memberi tekanan serius kepadanya. Tapi sekarang dia tak terkalahkan, kombinasi manusia dan motor yang sempurna selalu ditunjukkannya,” katanya lagi.

Untuk musim ini, Petrucci memprediksi tekanan berarti bakal diberikan pembalap Ducati Corse, Andrea Dovizioso (foto kiri), bukannya dari pembalap veteran Rossi yang menggeber Movistar Yamaha.

Dovi runner-up musim lalu dan sepertinya mulai bangkit musim ini dengan memenangi MotoGP Republik Ceko akhir pekan lalu di Sirkuit Brno.

“Dia berada dalam kondisi yang sangat baik saat ini. Sayangnya dia sudah kehilangan banyak poin karena terlibat kecelakaan di Jerez, Le Mans dan Assen,” tutur Petrucci.

“Terutama di Jerez, dia bertabrakan dengan Dani Pedrosa dan (Jorge) Lorenzo. Karena itu pula, Marquez kini berada jauh di puncak klasemen. Itulah sebabnya Marquez bisa tetap puas meski finis ketiga di Brono,” pungkasnya. (m15/spd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here