Narkoba Antar Pulau, 1 Ditangkap 2 Kg Sabu Disita

0
87
DITANGKAP: Petugas memperlihat 2 kilogram sabu-sabu bersama tersangka Z di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (9/8). (Waspada/Ist).

BANDA ACEH (Waspada): Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil membongkar jaringan narkoba antar pulau. Selain mengamankan tersangka, petugas juga menyita barang bukti sabu-sabu seberat 2 kilogram.

Tersangka berinisial Z, 26, warga Nisam, Kabupaten Aceh Utara. Pengungkapan kasus narkoba tersebut berawal dari kecurigaan petugas Bea Cukai dan Avsec terhadap sebuah barang berupa kotak kardus saat pemeriksaan di X-Ray Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Selasa (7/8) sekira pukul 16:10.

Sebelum kotak tersebut dibuka, petugas memanggil pemilik barang yakni Z, tapi karena waktu pemberangkatan pesawat sudah mendesak , maka petugas bandara mengizinkan Z terbang. Sedangkan kotak yang mencurigakan tersebut dijanjikan dikirim belakangan setelah selesai pemeriksaan.

“Awalnya kotak tersebut sukar dibuka, tapi setelah petugas kepolisian ke lokasi, akhirnya kotak tersebut berhasil dibuka dan isinya ternyata kristal sabu-sabu dengan berat 2 kilogram,” kata Kapolda Aceh, Irjen Pol Rio S. Djambak, melalui Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sartijo, kepada Waspada, Kamis (9/8).

Ditambahkan, sabu-sabu seberat 2 kilogram tersebut didapatkan dalam benda mirip hidrolik yang terbuat dari besi. “Berdasarkan pengakuan tersangka Z, barang tersebut milik MA, warga Kota Lhokseumawe. Rencananya akan dibawa ke Surabaya setelah transit di Kualanamu, Sumut, terang Agus.

Dihadapan petugas, tersangka Z mengaku bahwa jika barang tersebut sampai di Surabaya Z akan menerima imbalan Rp15 juta. Bahkan sesampai di Pulau Jawa, barang tersebut akan dijemput oleh seseorang yang tidak dikenal oleh Z, tambah Agus lagi.

Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol. Trisno Riyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu, menambahkan, Z yang sempat diizinkan terbang langsung dicegat saat transit di Kualanamu. “Tersangka Z lalu diterbangkan kembali dari Kualanamu ke Banda Aceh, untuk proses pengembangan, Rabu (8/8) pagi,” kata Budi.

Kemudian Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh yang dipimpin AKP Budi Nasuha Waruwu, melakukan pengembangan ke wilayah hukum Polres Kota Lhoksemawe, karena Z mengaku barang titipan berisi sabu-sabu tersebut berasal dari sana. “Saat kita geledah rumah yang dicurigai milik MA di Lhokseumawe, ternyata MA sudah terlebih dahulu kabur, sehingga MA menjadi DPO kita,” timpal Budi.

Budi mengaku, pihaknya menemukan sepedamotor Honda Vixion yang diduga milik MA, selama ini kendaraan roda dua itu digunakan MA dalam melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkotika.

“Tersangka Z bersama barang bukti saat ini sudah kita amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tandas AKP Budi. (b24/J).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here