Pemkab Langkat Pecat 7 PNS Kasus Korupsi

0

STABAT (Waspada): Pemkab Langkat memberhentikan dengan tidak hormat tujuh PNS terlibat korupsi. Mereka adalah mantan Kadis Pendidikan Salam Syahputra bersama bawahannya Restu Balian Hasibuan, Sukarjo, Patini, Yuni Rispandi, Sumardi serta mantan Bendahara KPU Langkat Aswin. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Langkat Musti (foto) membenarkan pemecatan tersebut.

‘’Ada tujuh orang yang ditandatangani Bupati SK pemberhentiannya hari ini,’’ kata Musti, Jumat (10/8) siang.

Dengan demikian ketujuh mantan aparatur sipil negara itu tidak lagi menerima gaji. Sementara kemarin sejumlah mantan PNS terpidana korupsi menemui Asisten I Administrasi Pemerintahan Kab. Langkat Abdul Karim. Mereka minta Pemkab Langkat bersikap adil setelah mengetahui Salam Syahputra yang kasusnya telah berkekuatan hukum tetap belum juga diberhentikan dan masih menerima gaji. Mereka tidak ingin bupati melindungi yang bersangkutan.

Sementara dikatakan Kabid Penilai Kinerja, Penghargaan dan Pemberhentian BKD Langkat Ibnu Hajar, Jumat pagi, Salam Syahputra diberi gaji 50 persen karena masih diberhentikan sementara.

‘’Intinya Pemkab Langkat tidak ada pilih kasih atau mengistimewakan beberapa PNS yang terjerat kasus korupsi dengan puluhan yang telah diberhentikan,’’ ujar Ibnu Hajar seraya menambahkan, pemberhentian ASN wewenang Bupati Langkat berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS.

Dengan pemecatan terbaru yang dilakukan Pemkab Langkat terhadap tujuh PNS kasus korupsi, secara keseluruhan sudah hampir 60 orang dipecat dalam dua tahun terakhir.

Satu contoh kasus 9 April lalu, mantan Kadis Pendidikan Langkat Salam Syahputra bersama tiga bawahannya masing-masing divonis satu tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Medan, karena terbukti bersalah melakukan pungli dana bantuan operasional sekolah.(a03/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here