Polda Jabar Terjunkan 10 Ribu Personel Pengamanan Asian Games

0
45
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan AKP Multazam Lisendra pimpinan rombongan wartawan Divisi Humas Mabes Polri di ruang kerja Kabid Humas Polda Jabar, Bandung, Jumat (10/8).Waspada/Hasriwal AS

BANDUNG (Waspada) : Menjelang Asian Games 2018, Polda Jawa Barat menempatkan potensi ancaman tertinggi adalah teroris. Meski demikian, secara umum daan sejauh ini semua potensi termasuk tindak kejahatan lainnya telah diantisipasi sedini mungkin.

“Ancaman yang tetinggi potensinya masih prioritas teroris, namun sejauh ini Polda Jawa Barat sudah melakukan operasi kewilayahan dan operasi cipta kondisi dengan operasi pencurian dengan kekerasan, pencurian kenderaan bermotor, pencurian dengan pemberatan, maupun kejahatan jalanan lainnya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di ruang kerjanya kepada wartawan yang tergabung dalam Divisi Humas Mabes Polri pimpin rombongan AKP Multazam Lisendra khusus liputan Asian Games 2018 untuk wilayah Polda Jabar, Bandung, Jumat (10/8).

Dikatakan Kombes Trunoyudo, Polda Jabar dan Kodam TNI telah melakukan simulasi penanggulangan aksi terorisme di Hotel Betha, Kabupaten Subang, Kamis (9/8) lalu.

“Simulasi ini bagian dari antisipasi potensi terorisme, namun secara umum semua menjadi prioritas keamanan demi nama baik Indonesia dalam perhelatan Asian Games ini,” katanya.

Menurut Kombes Trunoyudo, sejak 3 Agustus lalu pengamanan Asian Games di venue-veneu yang ada di wilayah Jabar telah dilakukan dengaan menerjunkaan 10 ribu personel, terdiri dari 8.786 personel Polri dan selebihnya dibantu kekuatan dari TNI dan instansi tiga pilar lainnya.

“Kegiatan mulai cipta kondisi, keanggotan polisi meningkatkan pengamanan yang sampai hari ini situasi kondusif. Dukungan besar dari TNI dalam hal ini Kodam Siliwangi yang mendukung penuh seperti gelar pasukan untuk pengamanan kirab obor yang melalui Bandung secara estapet seperti Bandung, Purwakarta, Bogor dan Kota Bogor serta 7 kota lainnya di wilayah Jabar,” ungkap Kombes Trunoyudo.

Dimana venue Asian Games di wilayah hukum Polda Jabar yakni cabang olahraga (cabor) sepak bola di Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Pakansari (Bogor). Untuk cabor kano nomor slalom, akan diselenggarakan di Bendung Rentang Majalengka, dan paralayang di Gunung Mas Puncak, Kabupaten Bogor.

“Untuk nomor sepeda road race melalui jalur lintas provinsi dari Subang – Purwarkarta – Karawang dan sebaliknya dengan jarak tempuh 147 km merupakan kerawanan tersendiri. Karena itu. Kapolda Jabar telah berulang kali meminta pengertian masyarakat khususnya di daerah yang akan dilintasi balap sepeda bisa bersama-sama menjaga keamanan demi nama baik bangsa Indonesia,” terangnya.

Tidak hanya pengamanan pada venue-venue Asian Games yang menjadi prioritas Polda Jabar, tetapi juga destinasi dan tempat-tempat wisata menjadi perhatian khusus baik in door maupun out door.

“Untuk destinasi dan tempat wisata yang ada di Jabar juga menjadi perhatian kita dengan menempat sejumlah anggota. Ini guna memberikan rasa aman dan nyaman tidak saja pada wisata lokal tapi juga wisatawan mancanegara yang datang khusus untuk Asian Games ini,” katanya.

Sementara, besok Sabtu (11/8), Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto bersama Pj Gubernur Jabar Mochamad Irawan dan unsur Muspida Jabar melakukan kirab obor (touch relay) dimulai dari Gerbang Tol Pasteur menuju Gedung Telkom dan berakhir di Gedung Sate Bandung.(j02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here