Siap Baper Nonton Film Serendipity

0
PEMERAN utama film Serendipity Maxime Bouttiere dan pemeran lainnya saat menyapa penggemarnya usai nonton bareng di Center Point Medan. Ist
PEMERAN utama film Serendipity Maxime Bouttiere dan pemeran lainnya saat menyapa penggemarnya usai nonton bareng di Center Point Medan. Ist

MEDAN (Waspada): Penggemar film roman di Indonesia pastinya bakalan dibuat terbawa perasaan (Baper) pada bulan Agustus ini, sebab pada bulan itu tepatnya tanggal sembilan, film romantis yang diangkat dari judul novel best seller dengan judulnya sama Serendipity akan hadir menemani penonton di Indonesia.

Sang sutradara, Indra Gunawan mengatakan film tersebut dibuat untuk memenuhi hasrat para penggemarnya.

“Ada banyak sisi menarik yang bisa dieksplor dari karya novel Erisca (Febriani). Dan kalau banyak adegan yang bikin terbawa perasaan (baper) karena memang memungkinkan adegan-adegan mellow dan sangat romantis bisa dibuat,” katanya saat konferensi pers di Centre Point Mall Medan, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Indra, tanggal 9 Agustus 2019 menjadi jadwal rilis film yang disutradainya itu. Sebelum diproduksi ke media film, Serendipity sudah berhasil mencatatkan keberhasilan.

“Diproduksi hingga cetakan kelima, novel karya Erisca Febriani ini atau terjual sebanyak 50 ribu eksemplar.  Ketika penerbit mengalihkan media baca berbasis aplikasi webtoon, Serendipity dibaca lebih dari 12 juta pengguna aplikasi,” ungkapnya.

Indra mengatakan, pembaca harus  bersiap menikmati cerita lebih menyentuh, cerita yang makin bikin baper dan lebih menghibur melalui media audio visual.

Mengenai proses pembuatan, menurut Indra pihaknya harus menyelami kehidupan remaja zaman now dan trendsetternya.

“Saya bersama Ipang Lazuardi sebagai pelantun original soundtrack (OST) film,harus meluangkan waktu mengamati anak-anak sekolah di depan rumahnya dan melihat bagaimana anak-anak milenial jatuh hati, mengungkapkan cinta sampai harus bersedih saat patah hati,” katanya.

Baginya, usaha keras tersebut menghasilkan film dan video klip serta soundtracknya.

Itu sebabnya, kata Indra, penonton akan menemukan banyak sisi menarik dari film Serendipity. Tiga karakter utama film ini Rani, Arkan maupun Gibran, akan membuat para penikmat novel Serendipity makin jatuh hati.

“Setidaknya, film Serendipity mampu memenuhi hasrat penonton seperti ,” katanya.

Ia juga menjelaskan, salah satu sisi positif film tersebut yakni  chemistry tiga tokoh utama yang bikin ceritanya menghibur dan memikat.

Indra yakin karakter Rani, Gibran dan Arkan mampu mewakili karakter-karakter yang ada di dunia imajinasi pembaca novel. Ini terbukti begitu banyak pembaca novel yang mengidolakan masing-masing karakter.

Sementara itu salah seorang pemain, Mawar Eva deJongh menjelaskan, Serendipity tetaplah film pertama yang menempatkannya sebagai pemeran utama. Baginya,perannya sebagai Rani dianggap istimewa.

“Tidak mudah menghidupkan karakter yang hidup di novel, disuka, bahkan dipuja seperti Rani, saya mesti interprestasi melalui pemahaman yang diberikan sutradara, pelatih akting dan improvisasi seorang Mawar Eva deJongh,” katanya.

Begitu juga pernyataan Maxime Bouttiere yang berperan sebagai Gibran di film tersebut.

Bagi Maxime, peran Gibran yang slengekan, periang, banyak teman dan mudah bergaul sangat menarik untuk diperankan.

“Saya juga berharap, penonton suka dengan interprestasi karakter Gibran yang saya perankan. Gibran ini sungguh karakter yang sangat asyik,” jelasnya (Cru)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here