Rawat Perdamaian Aceh

0
BUKU SAKU MoU: Warga memperlihatkan buku saku berisi butir-butir MoU Helsinki yang didistribusikan Sekretariat BRA melalui Pemkab Aceh Timur di Idi Rayeuk, Rabu (15/8). (Waspada/M. Ishak/B.)
BUKU SAKU MoU: Warga memperlihatkan buku saku berisi butir-butir MoU Helsinki yang didistribusikan Sekretariat BRA melalui Pemkab Aceh Timur di Idi Rayeuk, Rabu (15/8). (Waspada/M. Ishak/B.)

IDI (Waspada): Kepala Daerah (KDh) di Aceh mengingatkan masyarakat untuk sama-sama menjaga dan merawat perdamaian yang telah terwujud di Aceh. “Menjaga perdamaian adalah tanggungjawab dan kewajiban kita semua,” kata Bupati Aceh Timur, H Hasballah HM Thaib atau Rocky kepada Waspada, Rabu (15/8).

Menyikapi 13 Tahun Perdamaian Aceh (15 Agustus 2005 – 15 Agustus 2018), Rocky melalui pesan elektronik sesaat sebelum bertolak ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji melalui Bandara Soekarno – Hatta Jakarta, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawat perdamaian di Aceh.

Rocky juga meminta masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak mendasar. “Mari kita berdo’a semoga damai Aceh yang sudah terwujud ini kokoh hingga anak cucu kita nanti,” tulisnya.

Namun disisi lain, dia mengharapkan Pemerintah Aceh bersama DPR Aceh untuk terus memperjuangkan butir-butir dalam MoU Helsinki yang belum terwujud untuk dapat diimplementasikan.

“Dan yang paling penting adalah saling percaya, sehingga seluruh poin-poin terealisasi,” kata Rocky seraya meminta masyarakat Aceh terus berdoa agar Aceh tetap dalam keadaan damai, sehingga aktifitas masyarakat berjalan normal.

Bertepatan dengan 13 Tahun Perdamaian Aceh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur ikut membagikan buku saku Badan Reintegrasi Aceh (BRA) berisi butir-butir Nota Kesepahaman Antara Pemerintah Republik Indonesia – Gerakan Aceh Merdeka. (b24/B).

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here