11 PNS Dikjar Langkat Terkena OTT

0
Sejumlah Oknum Guru Terkena OTT Polres Langkat, Saat Menjalani Pemeriksaan. Waspada/Ist
Sejumlah Oknum Guru Terkena OTT Polres Langkat, Saat Menjalani Pemeriksaan. Waspada/Ist

LANGKAT (Waspada) : Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Langkat, melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap 11 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) di Kec. Kutambaru, Rabu (15/8).

Kapolres Langkat AKBP Dedy Indriyanto melalui Kasat Reskrim AKP Firdaus mengakui, dari 11 pelaku yang diamankan terdiri dari 4 kepala sekolah dasar, operator sekolah, dan pegawai UPT Dikjar Kec. Kutambaru.

Penyidik Polres Langkat menetapkan satu orang tersangka berinisial MS selaku Koordinator UPT Dinas P dan P Kec. Kutambaru. “Untuk sementara baru satu orang yang kita tetapkan sebagai tersangka dan yang lain masih sebagai saksi. Kasus ini masih dalam pengembangan karena diduga ada oknum di dinas pendidikan yang terlibat,” sebut Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Firdaus via telepon selularnya.

Diakui Kasat Reskrim, terungkapnya kasus tangkap tangan tersangka pengutipan dana sertifikasi guru dilakukan oleh MS sebagai PNS/ASN dan Koordinator UPT Dikjar Kec. Kutambaru yang menaungi 12 SD di kecamatan itu, berawal dari laporan warga yang resah adanya pengutipan dana sertifikasi di kecamatan tersebut.

Tersangka MS melakukan pengutipan perguru melalui Kepsek SD pasca pencairan dana sertifikasi besarnya bervariasi ada Rp 200 ribu per guru. Tindakan ini diakui pelaku atas inisiatifnya sendiri.

Namun, penyidik masih menyelidiki kemungkinan melibatkan oknum di Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat. “Sampai saat ini inisiatif tersangka dan bila terbukti kearah sana pasti akan kita usut,” sebut Kasat Reskrim seraya mengatakan dari hasil tangkap tangan petugas mengamankan barang bukti uang Rp 4.950.000.

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kab. Langkat, H Saiful Abdi menegaskan, sebelumnya seluruh Kasek di Langkat, sudah empat kali diberi peringatan agar tidak melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) maupun dana pendidikan lainnya. “Kami sudah sering ingatkan kepada mereka agar berhati-hati menggunakan dana BOS dan tidak melakukan pungli,” kata Saiful. (a02/a03/a05/crh/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here