Diduga Konflik Lahan, Satpam Tewas Dibacok, Kendaraan Dibakar

0
Petugas menyisir lokasi bentrok. Waspada/Ist
Petugas menyisir lokasi bentrok. Waspada/Ist

PALAS (Waspada): Bentrokan terjadi antar masyarakat perusahaan PT. Mazuma Agro Indonesia (MAI) di Sungai Korang, Huragi, Padanglawas (Palas) dengan masyarakat yang ada di Kali Kapuk, Batang Kumu, Tambusai, Rohul.

Informasi diperoleh, Rabu (15/8), bentrokan berawal pada Selasa (14/8) di lahan sawit yang berbatas antar Kab. Palas, Provinsi Sumut dan Kab. Rohul, Provinsi Riau, dimana ratusan warga dari Kali Kapuk Desa Batang Kumu, Rohul melakukan panen raya buah sawit di lahan yang diklaim milik PT. MAI. Dan saat yang bersamaan, sejumlah pekerja perusahaan juga melakukan hal yang sama.

Mengetahui itu, warga dari Kali Kapuk menyandera beberapa pekerja perusahaan yang sedang memanen sawit. Kejadian itu diketahui security perusahaan dan berusaha membantu rekan mereka. Rupanya, kejadian itu berujung bentrok, massa dari Kali Kapuk balik menangkap beberapa security dan melakukan penganiayaan.

Merasa kalah jumlah, pihak dari perusahaan pun mundur, namun pihak massa dari Kali Kapuk sempat menyerang dan membakar kendaraan. Bahkan, salah satu tenaga pengaman perusahaan yang berusaha membantu tewas di tempat dengan luka robek di kepala dan diduga dibacok. Kondisi sempat mereda, setelah pihak kepolisian Kab. Rohul datang ke lokasi.

Informasi lain, awal mula permasalahan adalah konflik lahan perkebunan antara warga Kali Kapuk Desa Batang Kumu Kec. Tambusai Kab. Rohul, Riau dengan PT. MAI. Sebelumnya warga Kali Kapuk pernah melaksanakan aksi damai ke Pemkab Rohul pada 21 juni 2018 terkait penyelesaian sengketa lahan tersebut, namun belum ada penyelesaian.

PT. Mazuma Agro Indonesia (MAI) beroperasi di wilayah perbatasan antara Kab. Palas, Sumut dan Kab. Rokan Hulu (Rohul), Riau. Akar permasalahan sudah terjadi sejak Maret 2017, dipicu oleh seringnya aksi pencurian buah sawit yang diklaim milik perusahaan dan diduga dilakukan warga.

Diamankan

Peristiwa yang terjadi di Blok L 25/26 Afd IV Kebun Huragi PT. MAI Desa Sungai Korang, Kec. Hutaraja Tinggi ini bermula saat lima security PT. MAI yakni Ferry Arie Angga, Anjas Wisnu Pambudi, Maraginda Harahap, Sugiharto dan Budi Priatna sedang melakukan penjagaan pos Peron Afd IV Kebun Huragi PT. MAI di Desa Sungai Korang. Saat itu kelima security mendengar suara jeritan, kemudian mendatangi asal suara.

Ternyata di tempat sumber teriakan sudah berkumpul orang yang tidak diketahui identitasnya. Di antaranya ada yang berpakaian OKP. Seketika warga melakukan penganiayaan terhadap kelima security. Mulai menggunakan alat berupa kayu balok, parang dodos, tojok, pelepah sawit, bambu dan air cabe yang dimasukkan ke botol air mineral.

Akibatnya, Maraginda Harahap tewas terkena bacokan. Sedangkan empat lainnya, Sugiharto, Budi Priatna, Ferry Arie Angga mengalami luka akibat dipukul pakai kayu dan disabit dodos di perut. Anjas Wisnu Pambudi dan Ferry Arie Angga masih sempat melarikan diri setelah dianiaya. Para pelaku juga sempat membawa korban yang sudah berdarah-darah untuk mendapat pertolongan.

Dari kejadian ini, petugas mengamankan 1 bilah dodos bergagang kayu, 1 botol aqua berisi air cabe, 1 batang pelepah kelapa sawit, 1 kayu, 1 unit sepedamotor Honda Revo yang dibakar, 2 unit sepedamotor yang dirusak, 1 sarung samurai sebagai barang bukti.

Pada Rabu (15/8) pukul 06:30 Kapolres Tapsel dan Kapolres Rohul beserta Detasemen B Polda Riau langsung melakukan penelusuran tempat kejadian. Dua warga diamankan dari kebun masyarakat, tepatnya di Kari Kapuk Kec Tambusai Kab. Rohul. Masing-masing AS alias Pak Eka, 42, warga Desa Suka Maju Kec. Rambah, Rokan Hulu, JS, 38, warga Simpang D, Desa Ramba Kec. Ramba Hilir, Rokan Hilir. “Kedatangan warga ini untuk memanen lahan yang diklaim sebagai hak mereka,” ungkap Kapolsek Sosa AKP Huayan Harahap.

Sedangkan Kapolres Tapsel AKBP M. Iqbal melalui Kasat Reskrim AKP Ismawansa melalui selularnya menyebutkan, untuk sementara bentrokan diduga akibat perebutan lahan. “Sampai saat ini ada 4 orang yang diamankan. Begitu pun perkembangan lanjut akan saya sampaikan,” ucapnya.(c02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here