Penyelundupan 44 TKI Ilegal Gagal

0
Puluhan TKI ilegal yang akan berlayar ke Malaysia diamankan di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Asahan. Waspada/Rasudin Sihotang
Puluhan TKI ilegal yang akan berlayar ke Malaysia diamankan di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Asahan. Waspada/Rasudin Sihotang

TANJUNGBALAI (Waspada): Patkamla SLG II-I-57 Lanal Tanjung Balai Asahan, menangkap dan menggagalkan kapal bermuatan 44 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di Perairan Asahan, Rabu (15/8).

Penangkapan berdasarkan pengembangan informasi diperoleh Pasintel Lanal TBA dan disampaikan kepada Pasops mengenai aktifitas kapal ikan yang akan keluar membawa TKI ilegal ke Malaysia, Rabu dinihari.

Pasops lalu memerintahkan Patkamla SLG II-1-57 melaksanakan pemeriksaan terhadap kapal-kapal mencurigakan yang melintas di Perairan Bagan Asahan. Saat berpatroli, Patkamla SLG II-1-57 melihat kapal yang mencurigakan bergerak keluar Sungai Asahan pada posisi 02° 59’ 00” LU – 99° 51’ 26” BT.

Selanjutnya mendekati kapal tersebut guna melaksanakan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ternyata benar, kapal ikan 5 GT tersebut memuat 37 pria dan 7 wanita yang diduga akan berlayar menuju Malaysia.

Kapal tanpa dokumen itu milik SI, nakhoda Ponijan dan tiga ABK. Berdasarkan pengakuan awak kapal, 44 orang tersebut bertolak dari Tanjungbalai melalui agen PT. Timur Jaya. Selanjutnya mereka akan membawa TKI ilegal ke perbatasan Malaysia-Indonesia, lalu dipindahkan secara estafet sampai ke negara tetangga atau dengan metode transhipment.

Kapal motor tanpa nama beserta ABK dan 44 penumpang selanjutnya disandarkan di Dermaga TPI Asahan, guna pemeriksaan lanjutan. Setelah didata, para TKI ilegal dilimpahkan ke Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Asahan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Asahan Huntal H Hutauruk melalui Kasubsi Informasi Aziz mengatakan, 44 para TKI ilegal sedang menjalani pemeriksaan intensif. Berikutnya, kata Azis, pihak Imigrasi mengkoordinasikan dengan P4TKI untuk ditindaklanjuti. “Mereka akan dipulangkan, tetapi dengan catatan dan sanksi yang berlaku,” sebutnya. (a14/a32/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here