Puncak HAI Bupati Deliserdang Terima Anugerah Aksara Utama Dari Mendikbud

0
MENDIKBUD Muhadjir Effendy, Gubsu Edy Rahmayadi, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dan ribuan tamu undangan lainnya tampak begitu antusis menghadiri puncak HAI. Waspada/Edward Limbong
MENDIKBUD Muhadjir Effendy, Gubsu Edy Rahmayadi, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan dan ribuan tamu undangan lainnya tampak begitu antusis menghadiri puncak HAI. Waspada/Edward Limbong

LUBUKPAKAM (Waspada): Puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) ke 53, Tingkat Nasional Tahun 2018 berlangsung meriah, di Lapangan Alun-alun Pemkab Deliserdang di Lubuk Pakam Sabtu (8/9).

Sementara itu dalam puncak acara tersebut Pemkab Deliserdang mendapatkan pengakuan atas keberhasilan penuntasan buta aksara dengan hasil yang sangat signifikan, pengakuan tersebut diwujudkan dalam pemberian Anugerah Aksara Utama Tahun 2018 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Penghargaan diberikan kepada Kabupaten Deliserdang dikarenakan Kabupaten Deliserdang telah memberikan komitmen dalam pengentasan buta aksara didaerah dengan capaian penuntasan penduduk buta aksara didaerahnya yang tinggal hanya 0,18% atau menyisakan jumlah sekitar 900 penyandang buta aksara.

Pemberian Anugerah Aksara tersebut langsung diberikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy kepada Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, selain Bupati Deliserdang yang menerima penghargaan  Anungerah Aksara yakni Bupati Bogor, Bupati Pasuruan dan Walikota Tegal.

Menteri juga menyerahkan penghargaan kepada 22 tokoh adat pendukung pendidikan keaksaraan pada komunitas adat terpencil/khusus diantaranya Ngukir dari suku anak dalam Kabupaten Tebo Provinsi Jambi, Juhen dari suku Talang Mamak Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Sukiman dari Suku Sasak Watu Telu Kabupaten Lombok Timur Provinsi NTB, Sem Benu dari Suku Boti Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi NTT dan lainnya.

Puncak HAI ke-53 ini turut dihadiri Gebernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi, Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, Dirjen Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud Harris Iskandar, Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars, Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman, Ketua DPRD Deliserdang Ricky Prandana Nasution, Sultan Serdang Tengku Achmad Thalaa Syariful Alamsyah yang akrab disapa Tengku Ameck, sejumlah anggota DPR RI Komisi X, Bupati/Walikota, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan ribuan undangan lainnya.

Mendikbud Muhadjir Effendy, dalam kesempatannya mengatakan bahwa dalam 10 tahun terakhir ini, Indonesia telah berhasil meningkatkan keaksaraan masyarakat secara signifikan dan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) telah membuktikan keberhasilannya mencapai prestasi melebihi target Pendidikan Untuk Semua (PUS) yang dideklarasikan di Dakar. “Oleh karena itu kita patut memberikan penghargaan kepada daerah-daerah yang telah berhasil menurunkan angka buta huruf secara signifikan didaerahnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, sampai saat ini tercatat 11 Provinsi yang persentase buta aksaranya masih diatas rata-rata nasional (2,07%). “Untuk mengentaskan buta aksara dan membebaskan bangsa ini dari kebutaaksaraan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan Pemerintah Pusat kepada Deliserdang sebagai tuan rumah HAI ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Deliserdang. Katanya, semua ini berkat kerjasama seluruh pegiat pendidikan dan masyarakat di daerah ini. “Kepercayaan yang diberikan ini adalah buah dari hasil kerja keras yang telah dilakukan oleh pengiat literasi di Kabupaten Deliserdang, hasil kerja keras guru-guru dan masyarakat Kabupaten Deliserdang yang peduli terhadap berbagai kegiatan literasi,” katanya.

Disebutkannya, Pemkab Deliserdang saat ini secara genjar melakukan Deliserdang membangun agar daerah tersebut berhasil merahi berbagai penghargaan dan perestasi sebagai bentuk pengakuan oleh Pemerintah Pusat. “Kami berkeyakinan pasca peringatan Hari Aksara Internasional ini, Sumatera Utara khususnya masyarakat Kabupaten Deliserdang akan lebih dikenal secara nasional sebagai daerah yang memiliki komitmen yang kuat dan berkesinambungan terhadap kemajuan pencapaian ke aksaraan sebagai kunci pembangunan sosial budaya damai dan berkarakter,” sebutnya.

Sementara Gubsu Edy Rahmayadi, menyampaikan bahwa ada 134 ribu lagi yang buta aksara di Sumut dimana yang terbesar adalah di Kabupaten Nias. Ia juga bertekad bahwa dalam satu tahun ini jumlah buta aksara di Sumut akan turun menjadi 50%. “Paling cepat saya berusaha satu tahun untuk menyelesaikan masalah ini. Karena cita-cita nasional kita adalah salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Gubsu seraya meminta kepada Mendikbud untuk terus memberikan dukungan bagi kemajuan Sumut.

Usai kegiatan puncak HAI, Mendikbud Muhadjir Effendi beserta Gubsu Edy Rahmayadi, Bupati Ashari Tambunan, Wabup Zainuddin Mars, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, Ketua DPRD Deliserdang Ricky Prandana Nasution, Sultan Serdang Tengku Achmad Thalaa Syariful Alamsyah, bersama rombongan meninjau Stand-stand pameran HAI dan dilanjutkan dengan peninjauan sekaligus peresmian Musium Deliserdang yang berada dijalan lintas Sumatera (Jalinsum) depan Kantor Bupati Deliserdang. (cel/crul/a06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here