Bayi Bermata Satu Dikebumikan Dinihari

0
Mayat bayi bermata satu dibawa ke rumah duka. Waspada/Sarmin Harahap

MANDAILING NATAL (Waspada): Bayi perempuan bermata satu dikebumikan dini hari sekitar jam 01.00 Wib di TPU Kelurahan Kayu Jati – Panyabungan, setelah dikabarkan meninggal di RSU Panyabungan, Kamis (13/9) malam.

Prosesi penguburan ini dibenarkan Camat Panyabungan, Sejarah Hakim yang dikonfirmasi Waspada, Jumat (14/9). Camat tidak menjelaskan alasan penguburan dipercepat dari rencana sebelumnya yang akan dilaksanakan pagi hari.

Namun berdasarkan cerita yang beredar di tengah masyarakat, penguburan dipercepat atas kesepakatan keluarga juga tokoh masyarakat untuk menjaga perasaan keluarga karena kejadian tersebut merupakan aib, dan juga untuk menghindari pandangan berlebihan banyak orang.

Meski cerita bayi bermata satu ini cukup menggemparkan, namun masyarakat Kayu Jati utamanya tetangga keluarga almarhumah bayi ini masih sangat tertutup, hal itu bisa difahami karena untuk menjaga perasaan keluarga. Apa lagi hingga saat ini ibu dari bayi tersebut masih dirawat di RSU Panyabungan pasca melahirkan melalui proses operasi.

Sebelum tinggal di Gang Mesjid, Kelurahan Kayu Jati Kecamatan Panyabungan, orang tua bayi malang tersebut ternyata bukan berasal dari Pulau Jawa seperti informasi yang berkembang sebelumnya, namun berasal dari Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung Selatan.

Pasangan suami istri Atang Yulianto – Suriyanti bersuku Sunda ini sudah menetap di Panyabungan hampir 1 tahun. Dengan profesi ikut mengadu nasib dan “menyabung” nyawa di tambang emas rakyat di Kecamatan Hutabargot, Atang Yulianto yang pendiam ini berjuang menafkahi keluarga.

Untuk saat ini, selain masyarakat membahas fenomena terkait bayi mata satu, juga membahas tentang penyajian gambar bayi dalam berita baik yang muncul di media online atau media cetak. Sebahagian terheran-heran melihatnya, sebahagian berpendapat supaya gambar bayi disensor atau diblurkan saja. (c14)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here