Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg Di Sergai, Pertamina Gelar OP

0
SE PT Pertamina Regional I Sumut Hamdani bersama Kabag Perekonomian Syariful Azhar, Ketua Hiswana Migas Sergai Hendro saat membuka OP LPG subsidi 3 kg di kantor Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, Rabu (19/9). Waspada/Edi Saputra.
SE PT Pertamina Regional I Sumut Hamdani bersama Kabag Perekonomian Syariful Azhar, Ketua Hiswana Migas Sergai Hendro saat membuka OP LPG subsidi 3 kg di kantor Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, Rabu (19/9). Waspada/Edi Saputra.

SEIRAMPAH (Waspada): Dalam upaya mengatasi kelangkaan LPG subsidi 3 kg di Kab. Serdang Bedagai (Sergai), Pertamina bekerjasama dengan Pemkab Sergai dan Hiswana Migas menggelar Operasi Pasar (OP), Rabu (19/9).

Kabag Perekonomian Pemkab Sergai Syariful Azhar di dampingi Ketua Hiswana Migas Sergai Hendro kepada Waspada di lokasi operasi pasar mengatakan, tahap awal untuk operasi pasar sebanyak 2.240 tabung subsidi kemasan 3 kg.

“Titik pendistribusian OP di Desa Cempedak Lobang dan Desa Firdaus Kec. Sei Rampah, Desa Sei Buluh dan Desa Mata Pao Kec. Teluk Mengkudu, Desa Gempolan dan Desa Bakaran Batu Kec. Sei Bamban yang merupakan daerah terparah terjadinya kelangkaan, pendistribusian LPG OP melalui pihak agen LPG,” terang Hendro

Dengan OP ini, imbuh Kabag Perekonomian, diharapkan kelangkaan LPG 3 kg dalam waktu dekat dapat teratasi, minimal di tiga kecamatan lokasi OP. Jika kelangkaan belum juga teratasi pihaknya kembali mengusulkan permohonan OP lanjutan ke Pertamina, seraya menunggu tambahan kuota yang telah diusulkan Pemkab Sergai.

Sales Eksekutif PT Pertamina Region I Sumut Hamdani mengatakan operasi pasar LPG 3 kg salah satu upaya mengatasi kelangkaan LPG subsidi berdasarkan permintaan Pemkab Sergai.

Pihaknya mengimbau pangkalan untuk mendistribusikan LPG subsidi 3 kg sesuai peruntukan, yakni masyarakat sekitar pangkalan terlebih saat terjadi kelangkaan.

Salmah, 58, warga Dusun XIII Meteran Desa Firdaus Kec.bSei Rampah kepada Waspada mengaku bersyukur disaat LPG 3 kg langka, ada operasi pasar dengan harga Rp16 ribu per tabung, padahal selama sepekan lebih sangat sulit mendapatkan LPG. Kalau pun ada harganya di atas Rp20 ribu per tabung di tingkat pengecer, itu pun sulit mendapatkannya.

Pernyataan serupa diutarakan Nurman Ningsih, 40, warga Dusun II Desa Cempedak Lobang Kec. Sei Rampah di lokasi OP. Dia berharap OP digelar rutin sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan LPG 3 kg. (c03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here