Sindikat Curanmor Hamparan Perak Ditangkap BB Dijual Ke Aceh

0
KAPOLRES Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mendengar keterangan KS alias Pak Udin, sindikat curanmor saat paparan di Mapolsek Hamparan Perak, Rabu (26/9). Waspada/Rustam Effendi
KAPOLRES Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis mendengar keterangan KS alias Pak Udin, sindikat curanmor saat paparan di Mapolsek Hamparan Perak, Rabu (26/9). Waspada/Rustam Effendi

BELAWAN (Waspada): Tiga orang anggota sindikat pencurian sepedamotor (Curanmor) ditangkap petugas tim Gagak Polsek Hamparan Perak, Rabu (26/9).

Bersama ketiga tersangka turut dimankan 12 unit sepedamotor berbagai merk, STNK dan puluhan plat nomor polisi serta dua senjata ringan atau solfgun beserta pelurunya.

Dari keterangan tersangka semua barang bukti (BB) atau sepedamotor hasil curian dijual ke Aceh karena peminatnya lebih banyak dan aman untuk digunakan pembeli.

Dua dari tiga tersangka yakni AH, 36, warga Dusun I, Desa Sialang Muda dan R alias Pak Wahyu, 42, warga Gang Pertiwi, Desa Klumpang Kebun, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deliserdang berperan sebagai perantara pelaku pencurian dan penadah atau penampung. Sedangkan tersangka KS alias Udin, 62, warga Dusun III Depok Jaya, Desa Klumpang Kebun, Kec. Hamparan Perak, Kab. Deliserdang bertindak selaku penadah.

Saat memaparkan keberhasilan tersebut, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kapolsek Hamparan Perak Kompol Azwar mengatakan, terungkapnya sindikat curanmor itu berawal dari laporan warga yang mengaku dirampok dua orang pelaku saat mengendarai sepeda motor Honda Beat warga putih BK 9836 AHS di Batang Sere, Desa Paluh Kurau, Kec. Hamparan Perak, Senin (11/9).

Berbekal laporan korban, tim Gagak Polsek Hamparan Perak melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tiga tersangka dari tempat dan waktu berbeda. “Kasus ini terus kita kembangkan dan dua orang tersangka utama lainnya masih kita kejar dan identitasnya telah diketahui,” kata Kapolres.

Dengan keberhasilan ini, sudah puluhan sepedamotor hasil curian berhasil disita Polres Pelabuhan Belawan dan tiga Polsek dibawahnya yakni Polsek Hamparan Perak, Polsek Medan Labuhan dan Polsek Belawan. Pihak kepolisian mempersilahkan pemilik datang untuk mengambil sepedamotor miliknya dengan membawa dokumen resmi. “Selama pemilik bisa menunjukkan dokumen sah, maka sepedamotor ini akan kita serahkan ke pemilik tanpa dipungut bayaran,” kata Ikhwan.

Sementara itu tersangka KS alias Pak Udin mengaku dalam satu tahun beraksi dirinya sudah berhasil menjual 30 unit sepedamotor hasil curian ke pembeli yang berasal dari Aceh dengan harga berfariasi. “Selain harganya cukup bagus, pembeli dari Aceh banyak yang mau karena mereka mengaku aman menggunakannya di sana,” kata mantan narapidana ini. (h03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here