7 Tersangka SS Ditangkap,7,75 Kg Sabu Disita

0
Wakapolres Kompol Budi Darma didampingi Ketua DPRK Langsa, Burhansyah,  Pasi Intel Kodim 0104/Atim, Lettu Rofingi dan unsur forkopimda melakukan pemusnahan sabu seberat 6.750 gram di Mapolres Langsa,  Kamis (4/10).(Waspada/dede).

LANGSA (Waspada): Polres Langsa berhasil menangkap tujuh tersangka sindikat jaringan narkoba jenis sabu-sabu (SS)  Aceh-Sumatera Utara bersama barang bukti tujuh paket besar sabu seberat 6.750 gram atau 7,75 kg di wilayah hukum Polres Langsa selama dua pekan terakhir.

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa melalui Wakapolres Kompol Budi Darma, Kamis (4/10) mengatakan saat memberikan keterangan pers di Mapolres Langsa.

Menurutnya, terbongkarnya sindikat narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polres Langsa berawal saat pertama sekali ditangkap pelaku, MS,  warga Gp Leuge,  Kec. Peureulak Kota, Aceh Timur.

Pelaku ditangkap di SPBU Alue Dua, Gp. Alue Dua Kec. Langsa Baro, Kamis, 13 September 2018 sekira pukul 03:00 membawa empat paket besar sabu dengan berat keseluruhan lebih kurang 4.150 gram, menggunakan mobil Mitsubishi Pajero Sport warna putih, Nopol BK 1314 AE.

Kemudian pada hari yang sama dilakukan pengembangan  dan menangkap CA, 30, wiraswasta, warga Gp. Pasir Putih Kec. Peureulak, Atim di Simpang Pulo Tiga Kec. Kejuruan Muda Kab. Atam sekira pukul 05:30.

Selanjutnya ditangkap SA, 27, wiraswasta, warga Dsn. Ie Masen Kaye Adang, Kec. Syiah Kuala Kota Banda Aceh di Jalan Sei Kapuas Kota Medan, Sumut sekira pukul 14:00 dan MU, 30, wiraswasta, warga Gp. Alue Nireh Kec. Peureulak Timur, Atim di Jalan Sei Batanghari Kota Medan, Sumut,
Jumat (14/9) sekira pukul 11:30.

Selanjutnya tim Opsnal Narkoba Polres Langsa kembali menangkap tiga pelaku JU, 43, pekerjaan ibu rumah tangga, warga Desa Riasan Dsn. Salam Rejo Kec. Selesai Kab. Langkat, Sumut, ER, 51, warga Desa Klumpang Dsn. I Sidorame Barat Kec. Klumpang Kebun Kab. Deliserdang, Sumut dan FA, 30, warga Desa Riasan Dsn. Salam Rejo, Kec. Selesai Kab. Langkat, Sumut.

Ketiganya ditangkap di Jalan Sei Batanghari Kota Medan Prov. Sumut di sebuah warung soto, Jumat (14/9) sekira pukul 15:00 bersama barang-bukti tiga paket besar sabu dengan berat keseluruhannya lebih kurang 2.600 gram, handphone dan sepedamotor.

Dikatakan Wakapolres,  terungkapnya jaringan narkoba Aceh-Sumatera ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi mencurigakan peredaran sabu-sabu.

“Tanpa partisipasi masyarakat tidak akan mungkin kita bisa mengungkap jaringan tersebut. Untuk itu pihaknya menggajak masyarakat memberikan seluruh infomasi terkait narkoba jenis apapun di lingkungan tempat tinggalnya,” pungkasnya.

Usai melakukan keterangan pers,  Wakapolres Kompol Budi Darma bersama Sekdako Langsa, Syahrul Thaib, Ketua DPRK langsa,  Burhansyah SH, Dandim 0104/Aceh Timur diwakili Pasi Intel,  Lettu Rofingi, Kepala BNN Langsa, bersama unsur forkopimda langsung melakukan pemusnahan sabu seberat 6.750 gram dengan cara memblender dengan air dan mencampurkannya dengan oli kotor. (m43)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here