Tim Terkuat Belanda Jamu Jerman

0
Getty Images

AMSTERDAM (Waspada): Pelatih Ronald Koeman (foto kiri), menegaskan akan menurunkan tim terkuatnya ketika Belanda menjamu Jerman pada laga lanjutan UEFA Nations League, Minggu (14/10) dinihari WIB.

Dia tidak akan mengistirahatkan pemain yang membela klub-klub kontestan Liga Champions seperti bek Liverpol Virgil van Dijk (foto kanan). Begitu pula dengan parade bintang muda Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven.

“Saya benar-benar memahami posisi pelatih klub. Sama seperti saya bertahun-tahun sebagai pelatih,” jelas Koeman, seperti dilansir Reuters, Rabu (10/10).

“Erik ten Hag (pelatih Ajax), meminta saya untuk memperhatikan beban para pemainnya dan kami pasti akan melihat bagaimana semua ini. Tetapi saya tidak akan menghindarkan siapa pun untuk bertanding,” tegasnya.

Para pemain yang disiapkan Timnas Belanda termasuk gelandang muda Ajax berusia 21 tahun, Frenkie de Jong, yang duduk di bangku cadangan saat pertandingan terakhir klubnya karena cedera betis.

“Bagi saya jika Anda berada di bangku cadangan, maka Anda cocok untuk bermain,” klaim Koeman.

Ajax akan menjamu Benfica pada 23 Oktober di laga fase grup Liga Champions dan PSV menyambut Tottenham Hotspur keesokan harinya.

Ajax memiliki satu kemenangan dan satu hasil imbang dari dua pertandingan pertamanya. Sedangkan PSV dan Spurs ingin mengamankan poin pertama mereka di grup maut yang dihuni Barcelona dan Inter Milan.

Musim ini pula Belanda memiliki dua tim di fase grup Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 2010. Tetapi tim nasional juga berharap bangkit dan bisa membentuk tim tangguh setelah absen di Piala Dunia 2018 dan Piala Eropa 2016.

Laga kontra Jerman di Amsterdam Arena menjadi yang kedua untuk kedua negara di UEFA Nations League. Setelah itu De Oranje akan bermain di laga persahabatan melawan tetangganya Belgia di Brussels, 16 Oktober mendatang.

Belanda kalah 2-1 dari juara dunia Perancis bulan lalu, sementara Jerman bermain imbang 0-0 dengan Perancis di kandang sendiri.

“Kami akan bermain untuk mendapatkan hasil karena hal ini penting dan saya sudah memberi tahu para pemain saya,” tegas Koeman.

Dia juga merasa ada satu kekurangan pada bek Van Dijk dalam menjaga dan memimpin benteng pertahanan timnya. Kelemahan dimaksud adalah terlalu santainya Van Dijk ketika bertahan atau menjaga pergerakan penyerang lawan.

“Saya pernah mengatakan kepada Virgil di 30 detik sebelum pertandingan berakhir ketika melawan Timnas Prancis tentang apa yang saya pikirkan,” beber bek legendaris Belanda dan Barcelona itu.

“Karena saya sangat mengenalnya dengan baik. Itu berarti saya tahu di mana kesalahan-kesalahan yang dia pernah perbuat. Mungkin tidak sering, namun dia terkadang sangat santai ketika bertahan,” tambah Koeman. (m15/rtr/uefa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here