Pendidikan Karakter Lewat Sepak Bola,  Mendikbud Buka Gala Siswa Indonesia 

0

JAKARTA (Waspada): Pertandingan Sepak Bola Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat nasional tahun 2018 di mulai hari ini, dibuka langsung oleh

JAKARTA (Waspada): Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy membuka pertandingan sepak bola Gala Siswa Indonesia (GSI) Tingkat Nasional Tahun 2018 di Gelanggang Olahraga Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, Selasa (9/10).

Pertandingan tersebut berlangsung sampai 21 Oktober 2018, diikuti 612 peserta dan 136 pendamping (official) dari 34 provinsi se-Indonesia.

Gala Siswa Indonesia, kata Mendikbud, harus menjadi momentum untuk membangkitkan persepakbolaan yang berujung tercapainya kejayaan sepak bola nasional yang menjadi mimpi seluruh rakyat Indonesia.

“GSI akan dijadikan kompetisi tahunan. Sehingga akan menjadi tradisi pertandingan musiman pada jenjang sekolah, seperti di negara-negara maju lainnya. Harapannya, akan lahir bibit-bibit unggul dalam persepakbolaan nasional melalui GSI ini,” terang Mendikbud.

GSI diselenggarakan atas kerja sama Kemendikbud dengan KONI dan PSSI sebagai wujud pelaksanaan program revolusi mental melalui olah raga, dan juga sebagai wujud nyata menuju percepatan pembangunan persepakbolaan nasional.

Sebelum memasuki kompetisi tingkat nasional, GSI diikuti 2.872 kecamatan, 257 kabupaten/kota, dengan jumlah peserta 11.435 sekolah, masing-masing tim 18 orang, dan offisial 4 orang.

Jumlah pertandingan GSI yang telah digelar untuk tingkat kecamatan sebanyak 2.588 pertandingan dan tingkat kabupaten/kota sebanyak 737 pertandingan. Sedangkan pada tingkat provinsi dilaksanakan sebanyak 165 pertandingan. Sehingga total pertandingan GSI yang telah digelar di 34 provinsi mencapai 3.490 pertandingan.

Sementara itu, pada GSI tingkat nasional akan diselenggarakan sebanyak 64 pertandingan. Sebanyak 34 tim dari 34 provinsi yang akan bertanding dibagi dalam delapan grup (grup A sampai dengan grup H).

Hal yang membanggakan dari pelaksanaan GSI ini, Juara I Tingkat Nasional Tahun 2018 akan mengikuti pelatihan dan sparing partner bersama klub Juventus dan beberapa klub di Kota Turin, Italia.

“Ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi adik-adik peserta GSI, dan akan melahirkan bibit-bibit unggul dalam persepakbolaan nasional,” kata Mendikbud

Pada kesempatan ini Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) mengatakan pertandingan GSI dilaksana dengan tujuan agar anak Indonesia bisa menampilkan prestasi, bakat, potensi sehingga mereka bisa menyumbangkan yang terbaik sebagai bagian dari Generasi emas Indonesia.

“GSI juga berperan merekatkan rasa nasionalisme, rasa kebersamaan, rasa kebangsaan antar anak-anak kita di seluruh Indonesia,” jelas Dirjen Hamid. (dianw/C).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here