Sungai Panantanan Meluap, Tiga Desa Di Luat Siunggam Banjir

0
Sungai Panantanan Meluap, Tiga Desa Di Luat Siunggam Banjir
Sungai Panantanan Meluap, Tiga Desa Di Luat Siunggam Banjir

GUNUNGTUA (Waspada): Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) sejak beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Panantanan meluap, Jumat (22/10).

Akibatnya, sejumlah rumah warga, pondok pesantren, jalan penghubung desa dan lahan pertanian warga di tiga Desa di luat Siunggam, Kecamatan Padang Bolak Tenggara terendam banjir, yakni Desa Siunggam Jae, Siunggam Tonga dan Siunggam Julu.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir itu, namun kerusakan dan kerugian belum bisa dipastikan karena air masih terus menggenangi wilayah Siunggam dan sekitarnya.

Salah seorang warga setempat, Ali Yahya mengatakan, meluapnya Sungai Panantanan dikarenakan curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari berturut-turut di wilayah Paluta.

“Sungai Panantanan ini meluap pukul 05.00 dini hari tadi. Air menggenangi sejumlah pemukiman warga dan jalan penghubung di luat Siunggam dan sekitarnya. Hingga Jumat (12/10) sekitar pukul 10.00 hujan masih menguyur daerah Siunggam dan ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Siunggam Jae, Raja Amas Daulay menerangkan, luapan sungai Panantanan saat ini telah menggenangi jalan penghubung dan pemukiman warga, jika hujan tetap turun dalam beberapa hari ke depan, maka diperkirakan debit air semakin berbahaya. “Saat ini saja sungai sudah kotor, sampah memenuhi sepanjang aliran sungai,” terangnya.

Ia juga menyebutkan, jika air yang menggenangi lahan tidak juga surut dipastikan dalam waktu dekat lahan pertanian masyarakat akan rusak. “Saat ini, para petani menunggu air surut untuk melakukan perbaikan sawah mereka yang sudah terendam banjir,” jelasnya.

Kepala BPBD Kabupaten Paluta Ridwan Effendi Daulay melakui Kabid Kedaruratan Nuar Siregar menerangkan, luapan air itu telah menggenangi pemukiman warga, asrama santri di Ponpes Pintu Padang, jalan penghubung desa dan lahan pertanian masyarakat.

Saat ini, katanya, ia bersama personil BPBD telah turun ke lokasi untuk memantau perkembangan terkini tentang dampak dan bahaya yang diakibatkan luapan Sungai Panantanan itu. (a35)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here