Ampera Desak Dua Kadis Dicopot

0
Massa Ampera ketika melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Batubara mendesak pencopotan dua Kadis karena dinilai gagal memimpin. Waspada/Iwan Has
Massa Ampera ketika melakukan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Batubara mendesak pencopotan dua Kadis karena dinilai gagal memimpin. Waspada/Iwan Has

LIMAPULUH (Waspada): Kelompok massa menamakan dirinya  Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Batubara (Ampera) melakukan aksi unjuk rasa ke kantor bupati dan DPRD setempat, Senin (22/10). Kehadiran mereka meminta Plt Kadis Pendidikan dan Kadis Kesehatan di copot dari jabatan.

Karena dinilai gagal memimpin,  melaksanakan tugas di bidang kesehatan dan memberikan bantuan sosial dalam upaya meringankan beban masyarakat agar tidak sampai kelaparan, terutama terhadap honorer RSUD Batubara selama10 bulan tidak menerima gaji.

Dalam orasinya koordinator aksi Ahmad Fatih Sultan merasa prihatin dengan kondisi Batubara saat ini, ditandai minimnya persediaan obat-obatan, fasilitas yang tidak memadai.

Ditambah lagi tidak dibayarnya gaji 25 petugas honor RSUD Batubara selama 10 bulan, membuat masyarakat geram dan mencerminkan gagalnya membenahi bidang kesehatan di Batubara.

Kepala Dinas Sosial yang juga Plt Kadis Pendidikan ditekankan untuk tidak membuang badan dalam masalah ini. “Di sini sudah tugasmu selaku Kadis Sosial. Apa tunggu mereka mati kelaparan,” tukas orator aksi.

Sedangkan bupati untuk mengevaluasi kinerjanya ( Kadis Sosial ) karena ketidak pedulian sosialnya kepada masyarakat, maupun kepada honor RSUD yang sudah memohon belas kasihan. Dan memberhentikannya sebagai Kadis Pendidikan karena dikhawatirkan menganggu konsentrasinya sebagai Kadis Sosial. 

Asisten III Ataruddin berjanji menyampaikan tuntutan massa kepada Plt Bupati H RM Harry Nugroho, SE sekaligus memanggil Kadis Kesehatan dalam upaya menyelesaikan membayar gaji 25 honor selama 10 bulan paling lama Oktober.

Dalam aksi tersebut Ampera membawa 12 karung beras untuk dibagikan kepada honorer RSUD Batubara sebagai bentuk kepedulian mereka.

Di DPRD Batubara mereka diterima anggota dewan H Yahdi Khoir Harahap dan berjanji menindaklanjuti aspirasi disampaikan.

Terkait desakan pencopotan Kadis bukan wewenangnya DPRD, melainkan wewenang bupati.(a13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here