Belasan Rumah Di Sepanjang Krueng Simbee Terancam Amblas

0
Erosi Krueng Simbe, Kec. Mutiara Timur, kian mengganas, Senin (22/10). Warga berharap Pemkab Pidie membangun pengaman tebing. Waspada/Muhammad Riza/B
Erosi Krueng Simbe, Kec. Mutiara Timur, kian mengganas, Senin (22/10). Warga berharap Pemkab Pidie membangun pengaman tebing. Waspada/Muhammad Riza/B

SIGLI (Waspada) : Erosi Sungai (Krueng) Simbee yang bermuara ke daerah aliran sungai (DAS) Krueng Tiro di Kec. Mutiara Timur, Kab. Pidie, semakin mengkhawatirkan.

Pantauan Waspada, Senin (22/10), sedikitnya 15 rumah penduduk terletak di sepanjang DAS sungai itu terancam amblas, dan 300 meter badan jalan dan sekira empat hektare sawah hilang tergerus air sungai.

Warga berharap Pemkab Pidie, peduli terhadap kondisi sungai tersebut yang semakin hari kian parah melumat lahan persawahan, tanah penduduk, dan badan jalan.

“Persoalan ini sudah disampaikan warga kepada pemerintah kabupaten, tetapi belum juga ada perhatian. Kami berharap Pemkab Pidie dan Pememerintah Aceh, memprioritaskan perhatiannya untuk peduli terhadap pembangunan pengaman tebing sungai,” kata Keuchik Gampong Simbee, Kec. Mutiara, Pidie, Baktiar Asamat, Senin (22/11).

Baktiar mengatakan itu saat menerima kunjungan Tim Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Pidie, dipimpin Kabid Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pidie Ir Saiful Zuhkri dan anggota DPRK Pidie dari F-Partai Aceh (F-PA) Ispandiari.

Dia mengungkapkan, ada 15 rumah yang terancam amblas. “Kondisinya jika tidak segera ditanggulangi, dalam waktu dekat jika terjadi hujan dan air sungai meluap maka rumah-rumah itu akan amblas ke dasar sungai” sebut Baktiar.

Menurut Baktiar, erosi sungai di desanya mulai mengganas sejak setahun terakhir ini dan kini sudah meluas hingga mendekati sejumlah rumah masyarakat yang berada di sepanjang sungai.

“Erosi sungai semakin hari semakin meluas. Kalau kita perkirakan hanya tinggal enam sampai 10 meter lagi dengan rumah penduduk. Bila tidak segera diantisipasi, maka rumah warga yang berada dekat sungai akan amblas,” ujarnya.

Anggota DPRK Pidie dari F-Partai Aceh Ispandiari mengatakan, bersama sejumlah anggota DPRK Pidie akan memperjuangkan pembangunan penahan tebing sungai di Gampong Simbe di parlemen.

Masyarakat diharapkan dapat mengusulkan pembangunan tebing sungai melalui Musrenbang. “Inshaallah pada RAPBK Pidie 2019 ini dapat masuk untuk dibahas” katanya.

Ispandiari mengatakan, apabila ada sumber dana untuk bronjong lokasi yang dianggap tidak terlalu parah dalam kawasan DAS Krueng Tiro, bisa dipindahkan ke lokasi Krueng Simbee. “Kan Krueng Simbee juga bagian dari DAS Krueng Tiro,” tuturnya berharap normalisasi DAS Krueng Simbe dilakukan secepatnya. (b10/J)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here