Meutya Hafid Berkunjung Ke Panti Rehabilitasi Narkoba

1
Meutya Hafid sedang berdiskusi dengan salah seorang staf di panti rehabilitasi sosial LETUPAN. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPR RI Meutya Hafid mengunjungi panti rehabilitasi sosial LETUPAN (Lembaga Terpadu Penyalahgunaan NAPZA) Indonesia di Diski Kec. Sunggal Deliserdang, Kamis (1/11/2018).

Dalam kunjungannya, Meutya memotivasi para penghuni panti, agar menjalani proses pembinaan sampai selesai. Panti rehabilitasi sosial LETUPAN Indonesia berdiri sejak 2015 akhir lalu.

Selain Meutya, yang turut hadir dalam kunjungan tersebut yakni, Indra Jaya dari Kementerian Sosial dan Samsul Bahri selaku Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Medan Baru.

”Adik – adik harus berusaha keluar dari situasi seperti saat ini dan jangan mudah putus asa. Gapai terus cita – cita yang masih tertunda. Jangan sampai terhenti begitu saja,” tutur Meutya.

Kemudian Indra juga menjelaskan bahwa sebanyak 2,5 persen pengguna narkoba di Sumatera Utara dan berdampak pada masa depan bangsa.

“Dengan banyaknya populasi yang besar tersebut, tidak mungkin pemerintah menjangkau sekaligus. Untuk itu kementerian sosial memberikan penguatan kepada teman – teman dan mendukung lembaga terkait agar melakukan pemberdayaan manusia,” ujar Indra.

Sementara itu, Ariful Hanif Bahri selaku pimpinan panti rehabilitasi sosial LETUPAN (Lembaga Terpadu Penyalahgunaan napza) mengatakan bahwa lembaga tersebut mendapatkan bantuan dari Kemensos sejak 2017 lalu. Program tersebut meliputi layanan rawat inap berupa sosial, psikologi, spritual dan fisik.

“Meskipun sudah selesai dari layanan langsung, kami selalu melakukan program bimbingan lanjutan, seperti penyuluhan – penyuluhan dan seminar agar mereka tidak kembali lagi ke narkoba. Serta melakukan kesibukan yaitu, bekerja, berwirausaha dan melanjutkan pendidikan. Kami melakukan kerjasama beberapa perusahaan untuk yang ingin bekerja, melakukan negosiasi kekeluargaan bagi yang ingin melanjutkan sekolah dan melakukan pelatihan kewirausahaan untuk yang ingin berwirausaha,” tutur Hanif.

Meutya juga mendorong melalui kementerian sosial, terutama anggaran rehabilitasi kepada korban narkoba agar ditingkatkan.

“Kita harus menerima para korban narkoba seperti anak – anak kita sendiri. Jangan mencatat apapun itu sebagai masa lalu yang kelam. Saya minta agar masyarakat dapat menerima karena semua orang layak dapat kesempatan,” imbau legislator dari daerah pemilihan Sumatera Utara 1 yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi.

Hanif berharap dengan kunjungan Meutya Hafid ke panti, mendapat perhatian penuh dari semua kalangan, serta dukungan dan arahan untuk tetap melanjutkan kegiatan – kegiatan motivasi.

“Kami bersyukur dengan adanya perhatian – perhatian tertentu kepada kami sehingga memberikan layanan terbaik untuk ke depannya. Untuk ibu Meutya jangan berhenti untuk berjuang, karena kami yakin perjuangan itu akan menghasilkan sesuatu yang baik dan tetap salurkan itu kepada generasi khususnya kami di lembaga” tutup Hanif. (m08)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here