Penumpang Keluhkan Eskalator Rusak Di KNIA

1
Anggota Komisi III DPR RI HM Ali Umri SH,MKn melihat langsung eskalator yang rusak di kedatangan luar negeri yang sampai saat ini belum ada perbaikan. Waspada/Irianto 
Anggota Komisi III DPR RI HM Ali Umri SH,MKn melihat langsung eskalator yang rusak di kedatangan luar negeri yang sampai saat ini belum ada perbaikan. Waspada/Irianto 

DELISERDANG (Waspada): Sejumlah penumpang mengeluhkan rusaknya eskalator (tangga jalan) di terminal kedatangan luar negeri Kualanamu International Airport (KNIA). Selain berpotensi terjatuhnya penumpang, juga memberikan imej negatif terhadap masuknya wisatawan ke Indonesia khususnya Sumatera Utara.

Pantauan Waspada di lokasi, Selasa (6/11), rusaknya eskalator itu sudah berlangsung lama. Tapi, sejauh ini belum ada tanda-tanda perbaikan. Bahkan Waspada sepekan lalu juga sudah memberitahukan ke pihak manajemen PT. Angkasa Pura (AP) II Kualanamu, kalau eskalator tersebut rusak.

Faktanya sampai saat ini, eskalator yang rusak persis saat penumpang masuk area Imigrasi itu tak kunjung ada perbaikan. Kondisi tersebut tentu sangat dikeluhkan, tak sedikit dari penumpang yang nyaris terpeleset jatuh saat turun dengan tangga manual.

Vera,43 dan Dedi,56, kedua penumpang asal Medan yang baru pulang dari Malaysia ini meminta pihak PT. AP II Kualanamu selaku pengelola cepat dan tanggap merespon keluhan penumpang. “Ini menyangkut pelayanan, seharusnya cepat ditangani,” katanya.

Hal senada juga dikemukakan Anggota DPR RI HM Ali Umri SH,MKn. Senator asal Senayan dari Komisi III ini juga meminta PT. AP II segera melakukan perbaikan terhadap eskalator yang rusak itu. “Malu kita,  sebulan lebih eskalator rusak tak  juga diperbaiki,” cetusnya.

Politisi dari Partai NasDem ini juga meminta Executive General Manager (EGM) PT. AP II Kualanamu, Bayuh Iswantoro serius dalam melayani penumpang. “Kasihan penumpang khususnya yang usia lanjut harus turun tertatih-tatih dari tangga manual,” paparnya.

Umri sangat menyesalkan lambannya perbaikan eskalator tersebut.  Pemerintah  lanjutnya saat ini sedang gencar melakukan gebrakan soal wisawatan. Artinya semua instansi terkait harus mendukungnya. “Kalau eskalator rusak saja tak bisa diperbaiki, gimana menarik  masuknya wisatawan,” tuturnya.

Branch Communication and Legal Manager PT. AP II Kualanamu Wisnu Budi Setianto yang dikonfirmasi Waspada mengaku sangat memahami keluhan dari penumpang. “Benar memang eskalator kedatangan luar negeri rusak. Kami saat ini, sedang menunggu karena barang  yang rusak itu harus dipesan dari luar,” katanya.

Wisnu juga meminta maaf atas terganggunya pelayanan akibat hal tersebut. “Intinya, kami manajemen tetap berkomitmen memaksimalkan pelayanan,” pungkasnya. (cir/C)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here