9.977 Kg Sabu Dan 37 Ribu Ekstasi Dimusnahkan

0
Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Drs. Marsauli Siregar, SH didampingi Kabid Pemberantasan Narkoba AKBP Agus Halimudin dan Kompol Sanggam Nainggolan, memusnahakan barang bukti dimasukkan dalam mesin pemusnahan narkoba. Waspada/Amrizal/C
Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Drs. Marsauli Siregar, SH didampingi Kabid Pemberantasan Narkoba AKBP Agus Halimudin dan Kompol Sanggam Nainggolan, memusnahakan barang bukti dimasukkan dalam mesin pemusnahan narkoba. Waspada/Amrizal/C

MEDAN (Waspada): Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut memusnahkan sabu 9.977Kg dan 37.225 butir pilekstasi yang disita dari 12 tersangka narkoba di Markas BNN Jl. Willem Iskandar/Pasar V Timur, Desa Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Deliserdang,Kamis (8/11).

Pemusnahan narkoba ini disaksikan para tersangka seorang diantaranya wanita ZUL,IJ, AG, IS, UA, IR, MT, BU, IRW alias CW, AY alias WN, MA alias UJ dan AR alas TI serta pengacara para tersangka.

Pemusnahan narkoba dipimpin Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Drs. Marsauli Siregar,SH didampingi Kabid Pemberantasan Narkoba AKBP Agus Halimudin dan Kompol Sanggam Nainggolan.

Juga dihadiri perwakilan dari Kejatisu, Labfor Cabang Medan, Marinir. Brigjen Marsauli mengatakan, seluruh narkoba itu merupakan 4 Laporan Kasus Narkotika (LKN). Kasus pertama, Kamis (23/8) pagi petugas BNN Kota Tanjungbalai menerima serahan barang bukti 5 Kg sabudari petugas TNI AL.

“Dari keterangan pihak TNI AL, sabu tersebut ditemukan di dalam kapal Tongkang, dimana pengemudi (tekongred) kapal melarikan diri dan meninggalkan kapal di perairan Tanjungbalai Asahan. Selanjutnya barang bukti dilimpahkan ke BNNP Sumut,” ujar Marsauli.

Pada kasus kedua lanjutnya,Senin (10/9) pagi, petugas BNN meringkus seorang penarik becak motor berinisial ZUL, dan menyita barang bukti 2 Kg sabu dari dalam boks Betor.

Dari pengakuan tersangka, ZUL dikendalikan oleh narapidana di Lapas Tanjung Gusta Medan berinsial IJ dan AG. ZUL mengaku akan menyerahkan sabu tersebut kepada IS. “Dari kasus ketiga, Selasa (18/9) kita membekuk tersangka IS dan IR di rumahnya Jl. Titipan, Kec. Medan Marelan.  Dari tangan tersangka disita 3 Kg sabu dan 37.500 butir pil ekstasi. Dari pengakuan IR, diperintahkan RA (DPO),” terangnya.

Lanjut Kepala BNN, di kasus yang keempat, Senin (24/9) petugas membekuk BU yang saat itu mengendarai mobil Honda Accord di kawasan Batubara. Dari tangan tersangka disita 3 bungkus plastik berisi sabu seberat 298 gram. Dari pengakuan BU, diperintahkan MT untuk membawa narkoba itu.

Petugas kemudian melakukan pengembangan dan meringkus IRW alias CW serta AYalias WN, MA alias UJ dan ARalias TI yang ketiganya narapidana LP Tanjung Gusta Medan.

“Para tersangka melanggar Pasal 112 Ayat(2), 114 Ayat(2),132 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun,” tegasnya.

Ditambahkan Brigjen Marsauli, pemusnahan barang bukti yang dilaksanakan hari ini sebanyak 9.977 Kg sabu dan 37.225 butir pil ekstasi. Untuk sisa narkoba diamankan di Kejaksaan untuk nantinya dihadirkan di persidangan.  “Dengan dilakukannya pemusnahan narkoba ini, 88.000 anak bangsa yang terselamatkan dari peredaran gelap narkotika,” pungkasnya.

Usai memberikan keterangan, Tim Labfor melakukan tes terhadap seluruh barang bukti. Setelah dipastikan seluruhnya positif narkotika golongan I, Kepala BNN dan jajaran langsung menuju ke mobil pemusnah narkoba (inserenator) yang sudah disiapkan dilokasi. Selanjutnya seluruh barang bukti dimasukkan kedalam untuk dibakar.(czal/I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here