Polisi Razia Warnet 3 Pemain Judi Online Diciduk

0

MEDAN (Waspada): Personil Polrestabes Medan menggerebek dua warung internet (warnet) di dua lokasi terpisah di Medan, Selasa (20/11) dan menahan 3 pengunjung warnet yang kepergok sedang bermain judi online sekaligus menyita sejumlah komputer sebagai barangbuktinya.

Kedua warnet yang dirazia tersebut masing-masing Warnet 4M Jl. Cempaka/Gaperta Ujung, Kel. Tanjunggusta, Kec. Medan Helvetia dan Warnet L-NET di Jl. Garuda Raya Perumnas Mandala, Kel. Kenangan, Kec. Percut Seituan.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira menyebutkan, warnet 4M digerebek setelah pihaknya mendapat informasi adanya praktik judi online di warnet tersebut. “Setelah melakukan penyelidikan di warnet tersebut,ternyata para pengunjung warnet sedang asyik bermain judi poker online,” ujar Putu.

Saat itu juga, tambah Putu, pihaknya mengamankan 3 pemain judi termasuk operator warnet. “Ada tiga komputer dan uang tunai Rp 550.000 yang disita sebagai barang buktinya,”jelas Putu.

Ketiga pemain judi dan operator warnet yang ditahan masing-masing MZR alias Z, 18, operator Warnet 4M, warga Jl. Cempaka/Gaperta Ujung, Kel. Tanjunggusta, Kec. Medan Helvetia,  ZAH,21,  warga Jl. Cempaka Gang Melati, Kel.Tanjunggusta, Kecamatan Medan Helvetia dan IM,30, warga Jl. Kelambir V Gang Alam, Kel.Tanjunggusta, Kec. Medan Helvetia.

Sementara itu, pada hari yang sama, sekira pukul 12:00 WIB, personil Reskrim Polsek Percut Seituan merazia warnet L-NET Jl. Garuda Raya Perumnas Mandala karena diduga menyalahi aturan buka 24 jam dan membiarkan anak-anak di bawah umur bermain game online hingga pagihari.

Di warnet L-NET, tim razia dipimpin Kapolsek Percut Seituan Kompol Faidil Zikri mengamankan 7 pengunjung dewasa dan 6 pengunjung yang masih di bawah umur namun petugas tidak menemukan situs porno yang dibuka.

“Saat dirazia, para pengunjung sedang bermain game online sedangkan pemilik warnet tidak berada di tempat,” jelas Kompol Faidil Chanseraya menambahkan warnet tersebut dirazia karena beroperasi selama 24 jam dan sudan sering diperingatkan agar tutup sampe pukul 24:00 WIB, namun tetap membandal.

Dijelaskan Faidil, karena pemiliknya membadal maka pihaknya bersama Muspika Percut Seituan menutup warnet tersebut. (h04/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here