Oknum Polisi Ditangkap Kasus Sabu Di Lapas

1
OKNUM Polisi Polres Tanjungbalai, Brigadir FS (tiga kanan) diperiksa, ditangkap di blok tempatnya ditahan di LP Kelas II Tanjungbalai Asahan. Waspada/Ist
OKNUM Polisi Polres Tanjungbalai, Brigadir FS (tiga kanan) diperiksa, ditangkap di blok tempatnya ditahan di LP Kelas II Tanjungbalai Asahan. Waspada/Ist

TANJUNGBALAI (Waspada): Seorang oknum polisi Brigadir FS, 34, warga Jln Pulaurakyat, Kec. Pulaurakyat, Kab. Asahan ditangkap petugas Lapas Kelas II B Tanjungbalai Asahan karena diduga memiliki narkotika jenis sabu di blok narapidana.

Kepala Lapas Kelas II B Tanjungbalai Asahan, Jayanta didampingi KPLP, Monang Saragih, Selasa (4/12) menjelaskan, penangkapan berawal dari informasi adanya pelemparan narkoba jenis sabu dari luar. Informasi itu langsung ditindaklanjuti petugas pengamanan lapas dengan memeriksa blok narapidana tempat FS bersama beberapa temannya ditahan.

Petugas pertama kali memeriksa narapidana inisial AEM alas Pendi, 41, warga Gg Aman, Kel. Pulausimardan, Kec. Datukbandar Timur Kota Tanjungbalai. Dari perut Pendi, petugas menemukan narkoba jenis sabu dikemas dalam plastik dengan berat kotor enam gram.

Pendi lalu diinterogasi dan mengaku barang haram itu milik oknum polisi yang juga terpidana narkoba vonis enam tahun inisial FS. Selain FS, petugas lapas juga memboyong narapidana lainnya, Syah, 28, warga Jln Makmur, Kel. TB Kota III, Kec. Tanjungbalai Utara, Kota Tanjungbalai.

“Ke tiga warga binaan ini langsung kita limpahkan ke Sat Narkoba Polres Tanjungbalai untuk diproses lebih lanjut,” ujar Jayanta didampingi, Madong Gorat.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Irfan Rifai melalui Kasat Narkoba, AKP Adi Haryono didampingi Kasubbag Humas, Iptu AD Panjaitan menjelaskan, proses hukum terhadap para pelaku tetap berjalan. Menurut Adi, FS saat ini masih tercatat anggota Polri tapi statusnya narapidana yang tengah menjalani hukuman narkoba.

Barang bukti sabu kata Adi beratnya sekitar enam gram disita dari Pendi yang mengaku milik FS, namun FS sendiri tidak mengaku kepemilikan sabu itu. FS dan AEM terangnya sudah ditetapkan jadi tersangka, sedangkan Syahrial hanya saksi menguatkan keterangan AEM.

“Untuk kasus ini, menunggu FS bebas, lalu lanjut perkara ke dua, atau bestam (bebas tampung),” ungkap Adi. (a32)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here