Bendera Bulan Bintang Berkibar

1
Bendera bulan bintang sempat dikibarkan di Gampong Meunasah Manyang, Kemukiman Kandang, Kec. Muara Dua, Lhokseumawe, Selasa (4/12). Waspada/Ist
Bendera bulan bintang sempat dikibarkan di Gampong Meunasah Manyang, Kemukiman Kandang, Kec. Muara Dua, Lhokseumawe, Selasa (4/12). Waspada/Ist

LHOKSEUMAWE (Waspada): Milad ke – 42 GAM di Aceh diwarnai pengibaran bendera bulan bintang di Gampong Meunasah Manyang,Kemukiman Kandang, Kec. Muara Dua, Lhokseumawe, Selasa (4/12).

Namun, pengibaran bendera bulan bintang itu hanya berlangsung beberapa menit, setelah Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan SIK beserta sejumlah personel langsung meluncur ke lokasi meminta bendera itu diturunkan.

Kapolres kepada wartawan menjelaskan, terdapat delapan titik kegiatan peringatan Milad GAM. Kegiatan itu umumnya berupa zikir dan doa bersama. Hanya Milad di Gampong Meunasah Manyang, Kemukiman Kandang, Kec. Muara Dua, Lhokseumawe disertakan pengibaran bendera bulan bintang.

“Lokasinya hampir merata di delapan kecamatan di dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe, namun hanya satu tempat yang melaksanakan pengibaran bendera bulan bintang,” tutur Kapolres Lhokseumawe.

Menurut Kapolres, sebelumnya pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan para petinggi, termasuk Panglima Sagoe dan Panglima KPA Wilayah Pase. Mereka sepakat tidak mengibarkan bendera yang menyerupai simbol perjuangan GAM pada Milad ke-42 GAM.

Namun tiba-tiba di Masjid Al-Tahrir Gampong Meunasah Manyang, dilakukan upacara bendera.“Setelah sampai di sana, bendera baru berkibar beberapa menit itu, kita minta untuk diturunkan,” tutur Kapolres Lhokseumawe. Bendera segera diturunkan, kondisi keamanan tetap kondusif.

Di Idi

Sementara Milad GAM ke-42 di Idi, kalangan ulama menyeru agar Gerakan Aceh Merdeka (GAM) melanjutkan perjuangannya. Sebab masih banyak persoalan Aceh, yang dianggap belum selesai sesuai dengan nota kesepahaman kedua belah pihak antara Pemerintah RI – GAM.

“GAM telah mampu berjuang, dan harus mampu mempertahankan hasil perjuangan, termasuk memperjuangan seluruh butir-butir MoU Helsinki yang telah ditandatangani,” ujar ulama kharismatik Aceh Tgk H Mustafa Puteh ketika mengisi Tausiyah Milad ke-42 GAM, di kediaman Bupati Aceh Timur di Buket Itam, Kec. Darul Ihsan, Selasa.

Menjelang Pemilihan Legislatif (Pileg), ulama asal Aceh Utara ini juga berpesan agar seluruh GAM, KPA dan PA untuk bersatu dan kompak dalam membangun Aceh, sehingga ke depan Aceh kian maju dan berkembang sesuai ajaran Syariat Islam.

Sementara Ketua Tuha Peut KPA Wilayah Peureulak H Hasballah HM Thaib atau Rocky, dalam sambutan sebelumnya mengajak seluruh GAM, KPA, dan PA kembali bersatu memenangkan Pileg 2019.

Milad ke-42 GAM (4 Desember 1976- 4Desember 2018) yang dirangkai dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriah itu dihadiri Kapolres Aceh Timur AKBP Wahyu Kuncoro, Wakil Bupati Aceh Timur Syahrul Bin Syama’un, Sekda Aceh Timur M. Ikhsan Ahyat, para asisten, para kepala SKPK, pengurus DPW-PA/KPA Aceh Timur, dan sejumlah pimpinan dayah di daerah itu.

Sedangkan perayaan Milad GAM di Pidie dipusatkan di Kantor Partai Aceh (PA) dan Komite Peralihan Aceh (KPA), daerah setempat kemarin berlangsung khidmat. Di lain pihak, aparat keamanan TNI/Polri dari jajaran Kodim 0102 dan Polres Pidiesejak, Senin (3/12) malam, terlihat bersama-sama melakukan patroli hingga ke seluruh pelosok pedesaan di wilayah hokum Polres Pidie, meliputi Kab. Pidie dan Pidie Jaya.

Milad ke-42 GAM di Aceh Tamiang dilaksanakan di empat titik yaitu di Kampung Mesjid, Kec. Manyak Payed, lapangan bola kaki Bendahara, lapangan bola kaki Kampung Durian, Kec. Rantau serta di Babo, Kec. Bandar Pusaka. (b24/b19/b10/cri/b15/K)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here