Enam TKI Dan Seorang Bayi Dideportasi Malaysia

1
ENAM TKI beserta seorang bayi didata setibanya di KNIA dan selanjutnya dikembalikan ke daerah asal masing-masing. Waspada/Irianto
ENAM TKI beserta seorang bayi didata setibanya di KNIA dan selanjutnya dikembalikan ke daerah asal masing-masing. Waspada/Irianto

DELISERDANG (Waspada): Enam TKI dan seorang bayi dideportasi pihak Imigrasi Malaysia, menumpang pesawat AirAsia AK 1581 melalui Kualanamu International Airport (KNIA).

Informasi dihimpun Waspada, Selasa (4/12), ke enam TKI yang dideportasi itu Rumondang, 55, warga Pakkat Kab. Humbahas, Permata Tarigan, 32, warga Desa Namuriang Kec. Pancurbatu, dengan anaknya Majilan (3 bulan), Mahdalena, 35, warga Kab. Karo, Harpina Sihotang, 33, warga Padangsidimpuan, Vonny Ayu, 38, warga Panglima Denai Medan, dan Sisi Angraeni, 21, warga Provinsi Riau.

Kepala BP3TKI Medan Syahrum, SE yang dikonfirmasi Waspada melalui Koordinator TKI Kualanamu Suyoto, SE menyatakan ke enam TKI yang dideportasi merupakan TKI nonprosedural. Kendati demikian, pihak BP3TKI Medan tetap memberikan fasilitas pemulangan ke daerah asal. “Benar ada enam TKI plus seorang bayi yang dipulangkan,” katanya.

Dari data yang diperoleh, lanjut Suyoto, sebagian TKI menggunakan paspor pelancong lalu bekerja di Malaysia. Sebagian lagi tertipu agen karena tidak sesuai pekerjaan yang dijanjikan. “Mereka di Malaysia sudah tinggal 1 bulan hingga 2 tahun,” paparnya.

Di bagian lain, Suyoto berharap kasus tersebut tidak terulang lagi. Dan kepada warga yang hendak bekerja ke luar negeri, hendaknya melalui jalur resmi. Sebab sangat tinggi resikonya bagi TKI tak resmi. (cir)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here