Japnas Sumut Gelar Diklatwil Akselarasi Bisnis

1
SEJUMLAH Pengurus Jaringan Pengusaha Nasional Provinsi Sumatera Utara menggelar Diklatwil ke-1 yang bertujuan terjalinnya sinergitas bisnis antar anggota di Medan, Kamis (6/11). Waspada/Ist
SEJUMLAH Pengurus Jaringan Pengusaha Nasional Provinsi Sumatera Utara menggelar Diklatwil ke-1 yang bertujuan terjalinnya sinergitas bisnis antar anggota di Medan, Kamis (6/11). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Pengurus Wilayah Jaringan Pengusaha Nasional Provinsi Sumatera Utara (PW Japnas Sumut) menggelar Pendidikan dan Pelatihan Wilayah (Diklatwil) ke-1 dengan tema “Akselerasi Bisnis dalam Revolusi Industri 4.0”, di Medan, Kamis (6/12).

Ketua Umum Japnas Sumut Syahrul Akbar mengatakan, Diklatwil tersebut digelar sebagai bentuk kontribusi Japnas dalam meningkatkan kapasitas anggotanya. Apalagi, Jaringan Pengusaha Nasional yang berdiri sejak tahun 2015 dan di Sumut pada 27 November 2017 lalu, sudah memiliki target terjalinnya sebanyak mungkin sinergitas bisnis antar anggota Japnas.

“Output organisasi ini adalah bisnis baru, startup business,” kata Syahrul Akbar didampingi Ketua Panitia Diklatwil Erwin.

Syahrul menjelaskan, saat ini sudah banyak bisnis baru/startup yang terbentuk sejak hadirnya Japnas di Sumut, di antaranya, Richs (Perusahaan yang memproduksi Charcoal dan Briket), Moscot (perusahaan di sektor industrikopi dari hulu ke hilir), dan Deli.Co (perusahaan yang mengembangkan Creative Space).

“Perkembangan ini tentunya berdampak pada pertumbuhan lapangan pekerjaan baru dan akan mengurangi tingkat pengangguran khususnya di Sumut,” ujar Syahrul.

Menurutnya, menyorot kepada 4 Unicorn yang menjadi kebanggan Indonesia (Gojek, Bukalapak, Tokopedia dan Traveloka), maka ini membuktikan telah terjadinya revolusi pada berbagai sektor industri. Sebab, kita tak lagi membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk memiliki bisnis bervaluasi lebih dari Rp13 triliun.

“Tidak perlu waktu setengah abad untuk memiliki perusahaan bervaluasi tinggi. Hal ini dibuktikan oleh 4 Unicorn tersebut. Cukup dengan waktu 8 tahun valuasi perusahaan ini sudah melebihi valuasi perusahaan terkenal lainnya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pertumbuhan bisnis di Sumut ini harus segera ditangkap sebagai peluang. Artinya, borderless yang menjadi akibat dari perkembangan teknologi jelas telah merevolusi berbagai sektor industri.

“Kedepannya, dalam kepengurusan 5 tahun mendatang, kami dapat menyumbang 1 unicorn Indonesia hasil dari Japnas yang nantinya dapat memberikan dampak jauh lebih besar dan jaringan luas,” tambanhnya.

Dalam kegiatan Diklatwil tersebut, turut dihadiri Wakil Ketua Umum Pusat Japnas, Reza Irsyad Aminy, Wakil Ketua Umum Kadin Sumut, Oki Irawan, Ketua Umum AEKI Sumut, Saidul Alam, Kepala Bidang Perencanaan Ekonomi BAPPEDA Provsu, Kepala Divre Bulog Sumut dan Kanwil DJP Sumut I.

Plh Sekda Provsu, H Nouval Mahyar yang membuka acara tersebut mengatakan sangat sepakat dengan akselerasi bisnis yang harus dilakukan dalam menyikapi revolusi industri 4.0. Bahkan, pengusaha harus cermat menangkap peluang karena saat ini dihadapkan dengan kompetitor yang tak terlihat dan dituntut untuk terus berinovasi serta melakukan hal dan cara yang baru. (m41)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here