Mulai 2019, Medan Dapat Dana Kelurahan Rp 50 Miliar

0

MEDAN (Waspada): Mulai tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan mendapat kucuran dana kelurahan dari Kementrian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp 50 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Medan Irwan Ritonga, mengatakan berdasarkan surat dari Kemenkeu bahwa mulai 2019 Medan akan mendapat alokasi dana kelurahan dengan nominal Rp 50 miliar.

‘’Dana itu dimasukkan Kementrian Keuangan di dalam DAU (Dana Alokasi Umum),” kata Irwan, Rabu (5/12). Disebutkannya bahwa dana itu akan dibagi rata dengan jumlah kelurahan yang ada di Medan.  “Kelurahan di Medan ada 151. Kalau dibagi rata maka satu kelurahan mendapat sekitar Rp331 juta lebih,” ucapnya.

Meski begitu, Irwan, mengaku hingga saat ini belum ada petunjuk teknis mengenai apa saja yang bisa dilakukan pihak kelurahan dengan dana kelurahan yang disalurkan pemerintah pusat. “Belum ada Juknis (petunjuk teknis) nya. Bagaimana uang itu disalurkan, dan apa-apa saja yang boleh dipergunakan dengan dana tersebut,” katanya.

Menurutnya, Juknis tentang dana kelurahan akan diatur lebih jauh di dalam Peraturan Presiden (Perpres) maupun Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Hanya saja, ia masih menunggu itu. “Jadi kami juga belum bias sampaikan apapun kepada Lurah yang ada terkait dengan alokasi dana kelurahan,” jelasnya.

Akan tetapi, Irwan memprediksi dana teknis penggunaan dana kelurahan akan sama seperti dana alokasi khusus (DAK).Di mana, penyalurannya dilakukan berdasarkan progres sebuah kegiatan.

Berdasarkan data yang diterimanya dari Kementrian Keuangan, alokasi dana kelurahan di APBD 2019 mencapai Rp 3 triliun. Jumlah tersebut akan dibagikan kepada 8.212 kelurahan pada 410 kota.

Ditempat terpisah, Lurah Pandau Hilir Kecamatan Medan Perjuangan Faisal Harahap mengaku belum tahu mengenai dana kelurahan tersebut. Ia juga belum mengetahui bagaimana sistem pengelolaan maupun jumlah yang bakal terima.

“Masih simpang siur itu. Belum jelas bagaimana dana tersebut dan kapan mulai diterima. Masih cakap-cakap aja itu. Sampai hari ini belum ada penjelasan kepada lurah. Masih kata-katanya, namun tidak buktinya,”kata Faisal.

Hal serupa juga dikatakan Lurah Hamdan Kecamatan Medan Maimun Muslim Lubis.Ia juga tidak mengetahui adanya dana kelurahan yang akan digelontorkan Pemerintah Pusat ke Pemko Medan. “Belum tahu saya soal anggaran yang mau diberikan kepada kelurahan. Dan untuk apapun juga saya belum tahu,” ujarnya. (m50/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here