Survey CEPP USU Dan CRC: Gerindra Menang Di Sumut

1

MEDAN (Waspada): Center for Election and Political Party (CEPP) Fisip Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan City Research Center (CRC) merelease hasil survey terbarunya terkait Pemilu di Sumut pada Rabu (5/12). Hasil survei menunjukkan Gerindra berada diposisi teratas di susul PDI-P dan Golkar.

Akhyar Anshori, MIKom peneliti dari CEPP Fisip USU menjelaskan bahwa, survei ini dilaksanakan pada 18 hingga 25 November dengan sampling 1100 responden yang tersebar di 33 Kab/kota. Katanya, survey ini dilakukan dalam rangka memotret elektabilitas Partai Politik (Parpol) dan Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2019. Katanya, metode yang digunakan dalam survey ini purposive random dengan sampling 1100 responden dari 33 Kab/kota, dengan 3,8 margin eror dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Akhyar mengatakan, faktor kemenangan Gerindra di Sumut tidak terlepas dari efek Prabowo sebagai Calon Presiden (Capres) di Pemilu 2019. Artinya, pemilih Prabowo di Sumut yang berdasarkan hasil survey jumlahnya itu bekisar 46,6% dominan akan memilih Gerindra, karena Gerindra itu identik dengan Prabowo dan sebaliknya.

Akhyar menjelaskan, berdasarkan hasil survey persoalan ekonomi dan sulitnya lapangan kerja juga mempengaruhi pilihan publik di Pemilu 2019. Menurutnya, faktor ini lebih dominan muncul di masyarakat pedesaan dan daerah yang jauh dari kota. “Hasil Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) lalu juga menguatkan simpati publik pada Prabowo. Hal ini mengingat pendukung utama Eramas pada Pilgubsu lalu ialah partai partai yang mengusus Prabowo-Sandi di Pemilu 2019 nanti,” tandasnya.

Akhyar mengatakan, berdasarkan survey tersebut Gerindra berada di peringkat pertama dengan persentase 14,20%, disusul PDI-P 12,80%, Golkar 12,40%, Demokrat 6,70%, PKS 4,80%, PAN 4,80%, NasDem 3,68%, PPP 3,20%, Hanura 2,80%, Perindo 2.0%, PKB 1,60%, PBB 1,40%, PKPI 1,2%, PSI 0,8%, Berkarya 0,8%, dan Partai Garuda sebesar 0,6%. Sementara masyarakat yang belum menentukan pilihannya ada sebanyak 26,3%.

Akhyar mengatakan, meskipun tidak begitu spesifik menyoal Pemilihan Presiden (Pilpres), namun dalam survey ini juga diketahui hasil elektabilitas Prabowo unggul terhadap Joko Widodo. Pasangan Prabowo-Sandi itu sebanyak 46,6% dan Jokowi-Ma’ruf Amin sebanyak 39,5%. Dan untuk masyarakat yang belum menentukan pilihannya ada sebanyak 13,9%.

Sementara itu, Direktur Eksekutif City Research Center, Walid Musthafa Sembiring (foto) mengungkapkan bahwa faktor tingginya elektabilitas Prabowo di Sumut dikarenakan persepsi negatif terhadap pemerintahan saat ini, baik dalam soal ekonomi, sosial dan penegakan hukum. Katanya, coat tail effect dari Prabowo mengangkat elektabilitas Gerindra di Sumut sebagai partai utama pengusung pasangan Prabowo-Sandi.

“Jika Pilpres dilaksanakan hari ini, maka Prabowo-Sandi akan unggul di Sumut. Hal itu tentu akab berimbas pada partai pengusung utama, seperti Gerindra dan PDI-P,” tandasnya. (Crds)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here