Gubsu Berharap Generasi Milenial Mampu Bertindak Sebagai Agent of Change

1
Kepala BKD Sumut Kaiman Turnip menyampaikan amanat Gubus Edy Rahmayadi pada acara “Ramah Tamah Mahasiswa asal Sumatera Utara" di Jakarta, Jumat (7/12) malam.Waspada/Hasriwal AS 

JAKARTA (Waspada) : Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi berharap generasi milenial mampu menjawab tantangan era kini dan akan datang dengan kreatifitas dan inovasi serta berjiwa entrepreneur serta mampu menjadi agent of change.

“Kreativitas dan inovatif seroang mahasiswa harus mampu menciptakan sesuatu yang baru lebih baik. Tidak hanya kemampuan akademik namun juga harus memiliki skill, jiwa entrepreneurship untuk menjembatani ilmu terapan di kampus dengan kemampuan dunia kerja di luar kampus,” demikian amanat Gubsu Edy Rahmayadi disampaikan Kepala BKD Sumut DR.Kaiman Turnip, pada acara “Ramah Tamah Mahasiswa asal Sumatera Utara” di Jakarta, Jumat (7/12).

Lebih lanjut Gugus berharap mahasiswa memiliki kepribadian mandirian dengan belajar memaksimalkan usaha dalam menyelesaikan masalah.

“Belajar mulai dari hal-hal yang sederhana, nantinya akan siap menghadapi tantangan ke depan. Setelah lulus nanti tidak lagi berpikir menjadi seorang pencari kerja, tapi menjadi orang yang mampu menciptakan lapangan kerja,” kata Gubsu disambut antusias ratusan mahasiswa.

Karena kata Gubus, kebijaksanaan mahasiswa menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi harus pula bijak dalam melakukan sesuatu. “Cerdas memilih dan menentukan mana yang baik dan buruk untuk dilakukan. Karena itu integritas, pribadi yang jujur tidak membenarkan sesuatu yang salah. Jika tidak ada integritas maka akan berdampak pada jenjang karier dan menumbuhkan bibit korupsi dalam diri kita,” ungkapnya.

Menurut Gubsu, kepedulian mahasiswa haruslah peka terhadap isu-isu yang ada, baik di dalam maupun di luar kampus dan tidak bersifat apatis

“Ambil peran untuk ikut membangun daerah menuju Sumut Era Mas, hingga Sumut yang kita cintai jaya sepanjang massa,” ucap Gubsu langsung mendapat aplus dari ratusan para mahasiswa.

Dipaparkan Gubsu, kondisi penduduk Sumut saat ini 14,2 juta jiwa di antaranya 64,06 persen masuk usia produktif dan memenuhi syarat untuk mendapatkan predikat bonus demografi. “Saat ini sekitar 5,2 juta penduduk Sumut usia 20 hingga 50 tahun, artinya sedang menempuh jenjang perguruan tinggi mulai Diploma sampai program Doktor. Ini yang harus dipersiapkan dengan matang sebagai SDM yang handal, siap bersaing dan bersama-sama kita mengejar semua ketertinggalan pembangunan di Sumut,” ujarnya.

Dikatakan Gubsu, ada banyak tantangan saat ini di antaranya pembangunan yang harus segera dijawab yakni, era globalisasi, adaptasi era industr, ketimpangan ekonomi dan sosial.

“Dimana kesenjangan pendapatan semakin tinggi, status sosial semakin merenggang dan pembangunan infrastruktur antar wilayah yang belum merata. Serta norma, agama dan budaya yang mulai terkikis. Semua hal itu tugas kita bersama untuk menyiapkan generasi millenial, mampu bertindak sebagai ‘agent of change’ menjadi angkatan kerja yang kompetitif, produktif handal dan memiliki iman yang kuat sehingga mampu mewarisi masa depan yang lebih baik,” harap Gubsu.

Hadir dalam acara tersebut Kepala BKD Sumut DR.Kaiman Turnip, M.Si, dan Kepala Bappeda Sumut.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan Jakarta Pemprov Sumut, Drs.Affan Hasibuan, menyatakan acara ramah tamah dengan mahasiswa
Program Sarjana (S1) dan Pasca
Sarjana (S2), asal Kabupaten/Kota dan Pemprov Sumut terdiri dari, Praja IPDN Jakarta, Mahasiswa STIA LAN Jakarta, Mahasiswa Sekolah Tinggi Transportasi Darat Bekasi, Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Jakarta, Mahasiswa Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Jakarta, Mahasiswa Pasca Sarjana Pendidikan Olahraga, Universitas Negeri Jakarta.

Menurut Affan, kehadiran 250 mahasiswa ini guna mendapatkan wawasan dan informasi yang bermanfaat dalam perencanaan dan pengembangan karir
sehingga ikut berkontribusi dalam
peningkatkan kualitas sumber daya aparatur Sumut.

“Keberadaan para mahasiswa ini memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pembangunan daerah, khususnya mentransformasi pengetahuan dan
perkembangan teknologi serta pola pikir sesuai nilai, budaya dan religi sehingga mampu membangun Sumut” kata Affan.(j02)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here