Telkomsel Bikin Jengkel

0

MEDAN (Waspada) : Pengguna jaringan internet dari provider Telkomsel di Kota Medan, Sumut dan Aceh mengeluhkan buruknya layanan data operator pelat merah tersebut.

Jaringan internet mengalami gejala lemot, padahal koneksi internet pada perangkat ponsel dengan status sinyal menunjukkan berada pada jaringan 4G. Sampai Kamis (6/12) malam tadi jaringan belum juga membaik.

Banyak penggunanya menjadi jengkel. Salah satunya Salsabillah. Karyawan di salah satu toko kosmetik di pasar tradisional di Kota Medan itu mengaku kewalahan untuk mengorder barang pesanan guna memenuhi barang di tokonya yang sudah menipis.

“Saya order barang dengan online melalui grup Whats App distributor. Tapi karena internetnya tak bisa mengakses, jadi banyak pelanggan kecewa barang gak ready di kios,” ujar Salsabillah kepada Waspada,Kamis (6/12).

Hal yang sama juga dirasakan Sulaiman, wartawan di salah satu media online di Kota Medan. “Dari tengah hari ini jaringan internet Telkomsel rusak,awalnya dikira data internet saya yang sudah habis.

Gara-gara ini kerjaan saya untuk menyetor laporan ke kantor terganggu, padahal sebagai media online sangat perlu untuk terus update,” katanya. Menurut dia, karena tidak bisa mengakses internet pada ponselnya, dia juga sudah melakukan restart pada ponsel serta jaringan seluler, namun masih belum mampu membuat koneksi internet kembali normal.

Koneksi internet pada perangkat tetap melambat,bahkan tak bisa digunakan. “Kita kecewa dengan Telkomsel, sebagai perusahaan besar di Indonesia, tidak bias memberi pelayanan terbaik dan memuaskan.  Gara-gara ini semua pekerjaan terbengkalai.

Karena kita kerja di perusahaan media yang memang sangat membutuhkan jaringan internet,” tuturnya. Reza pengemudi taksi online juga kecewa dengan pelayanan jaringan internet Telkomsel, karena dia tidak dapat menghidupkan aplikasi. “Mau cari orderan jadi gak bisa,”sebutnya.

Layanan data internet Telkomsel juga putus di Aceh, Kamis (6/12). Bukan hanya di Kota Banda Aceh sebagai Ibukota Pemerintah Aceh, tetapi seluruh pelanggan dari berbagai kabupaten/kota mengalami hal serupa.

Informasi yang diperoleh Waspada, dari pengurus Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), gangguan layanan data Telkomsel terjadi mulai dari Banda Aceh hingga ke Singkil dan mulai dari Aceh Besar hingga ke Aceh Tamiang.

“Seluruh Aceh layanan data Telkomsel mengalami gangguan,” kata Ketua YARA, Safaruddin, kepada Waspada, Kamis (6/12) malam.Mantan kuasa hukum Wagub Aceh Muhammad Nazar itu menjelaskan, seluruh pengguna Telkomsel terkendala dalam berkomunikasi melalui group media sosial baik WhatsApp atau facebook.

Sementara beberapa warga di Aceh mengatakan, sejak pagi hingga malam layanan data jaringan Telkomsel, mengalami gangguan, tidak terhubung sama sekali,”kata Nudir, pelanggan Telkomsel di Aceh Timur.

Jika layanan data jaringan Telkomsel tidak segera pulih,dikhawatirkan jutaan pelanggan akan beralih ke jaringan lain. “Biasanya dalam mengirim berita dan foto hasil liputan melalui handphone (HP),tapi gara-gara terganggu layanan data terpaksa kami ke warkop yang menyediakan akses internet.

Terakhir kami kewalahan kejar deadline,” kata Busairi, wartawan di Aceh Timur.Hal serupa dikatakan Fitriani, salah satu pelanggan Telkomsel di Lhokseumawe. Dia mengaku tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas studinya di Unimal, karena layanan data Telkomsel terganggu.

 “Gara-gara layanan data putus, kami di kampus harus ke warkop yang menyediakan jaringan internet, untuk menyelesaikan tugas-tugas kuliah,” kata Fitriani. Iskandar Usman Alfarkaky, anggota DPR Aceh, meminta pihak Corporate Communication Telkomsel Area Sumatera, untuk segera menyelesaikan perbaikan, sehingga layanan data pulih seperti biasa. “Kita sangat paham dengan gangguan ini, tapi pihak Telkomsel juga perlu menjaga pelanggan,” katanya

.Aktivitas kerja dan komunikasi lewat media sosial diwilayah Tapanuli Bagian Selatan juga terganggu. Khairul Arif, wartawan media online, kepada Waspada menceritakan kesulitannya untuk mengirim berita ke redaksi.

Sebab, pekerjaan sehari-harinya sangat bergantung pada selular berjaringan internet. “Untung saja jaringan Indihome milik Telkom tidak rusak. Alhasil, saya bisa mengirim berita setelah memanfaatkan Wi-Fi ruangan Kabag Humas Pemko Padangsidimpuan,” katanya.

Rusaknya jaringan internet selular ini juga dikeluhkan Rahman Daulay. “Hari ini bisnis saya lumpuh total. Karena untuk berjualan, saya pake media sosial,” keluhnya.Informasi dihimpun Waspada, rusaknya jaringan internet terjadi sejak pukul 09:30 dan baru berfungsi sekira 19:00.

Warga Karo Gelap Informasi

Warga Tanah Karo merasa gelap informasi karena tidak dapat mengakses jaringan Telkomsel. Selain masyarakat tidak bisa mengakses jaringan,sejumlah wartawan yang biasa menggunakan jasa internet data juga merasa kelabakan, sebab deadline tidak tercapai, sehingga kekesalannya ditumpahkan dengan cara membeli kartu baru jaringan lain dan berencana beramai-ramai tidak menggunakan jaringan Telkomsel selama beberapa hari ke depan.

Mereka harus mengeluarkan uang tambahan di cafe-cafe yang memiliki Wifi untuk mengirim berita dan gambar,sebut Hendri Setiawan Kontributor Kompas TV, Kamis (6/11) di Berastagi.

Pernyataan yang sama disebutkan sejumlah masyarakat kota Berastagi. Mereka tidak dapat menggunakan Facebook dan WhatsApp, maupun Instagram. Akibat ini, warga merasa kesal karena tidak dapat menggunakan paket data yang sebelumnya telah dibeli.

Mohon Maaf

Terpisah, Manager Corporate Communication Area Sumatera Telkomsel Hadi Sucipto dalam siaran persnya, Kamis sore, menyampaikan permohonan maafnya kepada para pelanggan atas gangguan layanan data Telkomsel.

Dia menyebutkan, terkait ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan atas layanan data/internet, Telkomsel memohon maaf. Menurutnya, mereka sedang berupaya maksimal agar layanan tersebut dapat berfungsi normal kembali, dan pelanggan dapat menikmati layanan data dari Telkomsel. “Secara berkesinambungan Tim Telkomsel akan tetap berupaya dan memastikan agar layanan kepada pelanggan tetap terjaga,” ujarnya. (cyn/ b24/a27/cpn/m19/J)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here