Alumni Menwa USU Kecam Penembakan Di Papua

1
PENGURUS dan anggota Ikatan Alumni Menwa Mahatara Batalyon-A/USU saat mengunjungi Museum Trikora, Dwikora dan Seroja di Mabes TNI baru-baru ini. Waspada/Ist
PENGURUS dan anggota Ikatan Alumni Menwa Mahatara Batalyon-A/USU saat mengunjungi Museum Trikora, Dwikora dan Seroja di Mabes TNI baru-baru ini. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Insiden penembakan 31 karyawan PT Istika Karya yang sedang melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di  Kali Vigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sangat memprihatinkan.

Ketua Ikatan Alumni Menwa Mahatara Batalyon-A/Universitas Sumatera Utara (Ikayon-A/USU) Dr Zulfendri, M.Kes didampingi Wakil Ketua Khaidir Anwar, S.Sos, Sekretaris Henny Tri Handayani, Pendiri Menwa Mahatara Mitar Pelwai, SH,MM dan Pembina Menwa USU Syamsul Rizal Damanik,SE menyatakan keprihatinannya atas insiden penembakan tersebut. Apalagi KKB di Papua sudah sering melakukan aksinya dan tidak jarang menyerang pos keamanan yang dijaga prajurit TNI maupun Polri.

“Ikatan Alumni Menwa Mahatara Batalyon-A/USU menyatakan keprihatinan yang mendalam serta mengecam aksi penembakan pekerja di Papua dan mendorong pemerintah untuk secepatnya menuntaskan permasalahan KKB di Papua sehingga masyarakat bisa beraktivitas dan pembangunan di Papua dapat berlangsung dengan aman”, kata Zulfendri.

Selain menghambat program pembangunan, aksi KKB yang sudah sering terjadi ini dikhawatirkan menjadi benih disintegrasi bangsa apalagi dalam aksinya KKB sering terlihat membawa bendera Bintang Kejora-nya OPM yang sedari awalnya memang berkehandak memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Jangan sampai tindakan KKB ini menjadi benih yang semakin subur bagi OPM untuk memisahkan diri dari bingkai NKRI. Bung Karno pernah mengatakan Jasmerah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Pengorbanan para pejuang Trikora merebut Papua kembali ke Bumi Pertiwi akan menjadi sia-sia. Kami percaya sepenuhnya dengan kemampuan aparat keamanan baik itu dari TNI maupun Polri dan kami mendorong aksi nyata pemerintah untuk secepatnya menuntaskan permasalahan KKB di Papua sampai ke akar-akarnya sehingga tingkat kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia ini semakin meningkat dan merata dengan terjaminnya keamanan rakyat”, pungkas Zulfendri. (m49)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here