Tertangkap ‘Jualan’ Sabu Di Lapas Napi Diserahkan Ke Polisi

1
KASI Adm Madong Gorat Siahaan (kanan duduk) di dampingi Kepala KPLP Monang Saragih (dua kanan) menginterogasi Gundo (dua kiri duduk) sebelum diserahkan ke Sat Narkoba Polres Tanjungbalai. Waspada/Rasudin Sihotang
KASI Adm Madong Gorat Siahaan (kanan duduk) di dampingi Kepala KPLP Monang Saragih (dua kanan) menginterogasi Gundo (dua kiri duduk) sebelum diserahkan ke Sat Narkoba Polres Tanjungbalai. Waspada/Rasudin Sihotang

TANJUNGBALAI (Waspada): Seorang narapidana kasus narkoba RH alias Gundo, 41, ditangkap petugas keamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tanjungbalai Asahan karena diduga ‘jualan’ sabu kepada sesama warga binaan, Jumat (7/12) pukul 18.00.

Kepala Lapas Kelas II B Tanjungbalai Asahan, Jayanta di dampingi Kasi Administrasi Madong Gorat Siahaan dan KPLP Monang Saragih, menjelaskan tersangka diamankan dari kamar 30 Blok A. Pelaku yang kini menjalani hukuman enam tahun itu tak berkutik saat petugas lapas yang sedang razia rutin menggeledah kamarnya.

Alhasil, dari rak tempat Gundo menyimpan pakaian, petugas menemukan lima bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu seberat 3,34 gram dan timbangan elektrik. Napi yang divonis atas kepemilikan 19 gram sabu dan 80 butir pil ekstasi 2016 lalu itu, selanjutnya diboyong ke ruang pemeriksaan untuk diinterogasi.

Gundo diduga mengedarkan narkoba di lapas karena terdapat timbangan digital dan beberapa bungkus sabu. Meski di hadapan petugas Gundo membantah sebagai pengedar dan mengaku hanya untuk dipakai sendiri, Gundo tetap diamankan.

“Kita masih menyelidiki kenapa sabu bisa lolos masuk ke lapas. Untuk penanganan kasus hukumnya kita serahkan kepada Sat Narkoba Polres Tanjungbalai,” ujar Jayanta. (a32)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here