Siswa SMK Ratauprapat Korban Jembatan Rambin Belum Ditemukan

1
Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe dan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang terlihat sedang memberikan pertolongan kepada seorang ibu untuk dibawa ke RSUD Rantauprapat.Waspada/Budi Surya Hasibuan

RANTAUPRAPAT (Waspada) : Sembilan korban jembatan Rambin roboh mendapat perawatan, sedangkan seorang siswa hilang hingga kini belum ditemukan.

Hilangnya M. Pahlevi Rambe siswa SMK Pemda Rantauprapat Kelas XI, warga Dusun PNK Kelurahan Pulopadang, Rantau Utara, masih dalam pencarian Tim SAR BPBD Labuhanbatu.

Sementara, dua jam setelah peristiwa robohnya jembatan Rambin penghubung Kecamatan Bilah Barat dengan Kecamatan Rantau Selatan, akibat dihantam batang pohon kelapa sawit, Jumat (14/12) pukul 08.30, Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe bersama Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang dan tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Labuhanbatu, turut mengevakuasi warga yang menjadi korban.

Jembatan yang terletak di Lingga Hara 1, Dusun Tebing Linggahara 1, Desa Tebing Linggahara, dengan Lingga Hara II, Kecamatan Bilah Barat, kini belum diperbaiki.

“Tidak ada korban jiwa, hanya saja saya menghimbau kepada seluruh masyarakat tidak melakukan aktivitas di aliran sungai,” kata Andi Suhaimi.

Informasi yang dihimpun dari BPBD Labuhanbatu, 9 warga menjadi korban terbawa arus. Ke 9 warga itu kini masih dalam perawatan di RSUD Rantauprapat.

BACA : Jembatan Rrambin Pputus Diamuk Aair Sungai Bilah, 12 Orang-Terseret Arus

Ke-9 warga yang menjadi korban terbawa arus, Sandi Purnama (20) warga Dusun VI Desa Simpang Empat, kecamatan Marbau (korban selamat sekarang sedang dirawat di RSUD Labuhanbatu), Suyatno (43) warga Dusun VI Desa Simpang Empat, kecamatan Marbau (korban selamat sekarang sedang dirawat di RSUD Labuhanbatu), Dona Batubara warga Dusun Hatinar, Desa Tebing Linggahara I, Siswi SMP Negeri Gunungraya (korban selamat sedang mendapatkan perawatan), Predi Yohandi Siregar warga Simpang Mangga (siswa SMA N 2 Pangkatan) korban selamat sedang mendapatkan perawatan.

Predo Yohando Siregar warga Simpang Mangga (siswa SMA N 2 Pangkatan) korban selamat sedang mendapatkan perawatan. Sahbudin (45) warga Dusun Parlaisan, Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat (korban selamat sedang mendapat perawatan), Tamrin (44) warga Dusun Hatinar, Desa Tebing Linggahara, kecamatan Bilah Barat (korban selamat sedang mendapatkan perawatan), Ihsan warga Dusun Tebing Linggahara Baru, kecamatan Bilah Barat (korban selamat sedang mendapatkan perawatan), Tua Ritonga warga Dusun Tebing Linggahara Baru, kecamatan Bilah Barat (korban selamat sedang mendapatkan perawatan).

Saksi Sakti Siregar sedang berada di tengah titi rambin melihat kenaikan debit air sungai bilah dan pada saat bersamaan sedang melintas 6 unit sepeda motor untuk menyeberang dari Desa Tebing Linggahara I menuju Desa Tebing Linggahara II yang diperkirakan orang yang sedang berada di tengah jembatan sebanyak lebih kurang 15 orang sambil berfoto-foto melihat debit air yang begitu tinggi.

Tiba-tiba titi Rambin goyang dan saksi berlari menuju pinggir jembatan. Selanjutnya titi rambin di hamtam batang pohon kelapa sawit yang hanyut terbawa arus, sehingga tali penyangga titi Rambin tersebut putus dan titi Rambin langsung terbalik dan orang yang berada diatas jembatan titi rambin terjatuh dan terbawa arus sungai dan salah seorang saksi melihat seorang siswi SMP terbawa arus dan berhasil diselamatkan.(c07)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here