P.Siantar-Parapat Lancar

0

PARAPAT (Waspada): Arus transportasi jalan nasional Pematangsiantar-Parapat yang sempat lumpuh selama hampir 12 jam, akhirnya normal kembali dan sudah bisa dilalui kenderaan mulai, Rabu (19/12) dinihari.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jalan menuju kota wisata Parapat, tepatnya di kawasan Jembatan Siduadua (Kembar) Nagori (Sibaganding) Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, sejak Selasa (18/12) sekira pk. 16.00 tidak dapat  dilalui kenderaan akibat dua kali tertimbun longsor dari atas bukit Sibaganding.

Akibat longsoran tersebut, arus transportasi P.Siantar-Parapat dan sebaliknya menjadi lumpuh total. Bahkan tiga unit kenderaan, diantaranya mobil truk, minibus dan pick up ikut terjebak dan tertimpa reruntuhan material longsor berupa tanah, bongkahan batu dan kayu gelondongan.

Menyikapi keadaan itu, Muspika Kecamatan Girsang Sipanganbolon, bekerjasama dengan Polsek Parapat mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menimbun Jembatan Siduadua (Kembar) dan badan jalan diseputar itu.

Mereka bekerja keras sejak Selasa sore hingga Rabu menjelang pukul 04.00, lokasi baru selesai dibersihkan. Beberapa saat setelah dibersihkan, kenderaan yang sebelumnya terjebak macet satu persatu sudah boleh berjalan kembali.

“Kondisi jalan baru selesai dibersihkan sekira pukul 03.30, Rabu (19/12), dinihari. Dan setengah jam kemudian bisa dilalui kenderaan,” ujar Sekretaris Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Donni Sinaga, kepada Waspada, Rabu (19/12) siang.

Dikatakan, kondisi jalan sudah berjalan normal dan lancar, walau salah satu dari Jembatan Kembar itu belum dapat difungsikan maksimal. Karena truk yang sempat tertimpa material longsoran masih berada diposisinya semula. Sedangkan mobil minibus dan pick up yang juga ikut tertimpa longsoran, sejak tengah malam sudah bisa dievakuasi.

“Walau arus lalu lintas dilokasi jembatan dilakukan dengan sistim buka tutup, namun keadaan arus lalu lintas sudah lancar dan tetap dalam penjagaan polisi setempat,” tambah Donni.

Sementara, Kapolsek Parapat AKP Bambang Priyatno, mengimbau para pengendara dan pengguna jalan baik yang datang dari arah Pematangsiantar menuju Parapat dan sebaliknya harus tetap Waspada. Hal ini mengingat cuaca akhir-akhir ini cukup ekstrim, sehingga tidak dapat diprediksi kapan dan dimana bisa terjadi longsor.

“Kami himbau para pengendara dan pengguna jalan tetap Waspada serta lebih mengutamakan keselamatan,” imbau Kapolsek. (a29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here