2018 Polres Pidie Ungkap 146 Kasus Narkoba

0
Satres narkoba Polres Pidie melaporkan sepanjang 2018 telah berhasil ungkap 146 kasus narkoba. Angka ini dinilai meningkat jika dibandingkan 2017 yang hanya 144 kasus. Tampak di gambar Kapolres Pidie dan pejabat jajarannya sedang memberi keterangan kepada awak media di daerah itu. Kamis (27/12) Waspada/Muhammad Riza
Satres narkoba Polres Pidie melaporkan sepanjang 2018 telah berhasil ungkap 146 kasus narkoba. Angka ini dinilai meningkat jika dibandingkan 2017 yang hanya 144 kasus. Tampak di gambar Kapolres Pidie dan pejabat jajarannya sedang memberi keterangan kepada awak media di daerah itu. Kamis (27/12) Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Kasatres Narkoba AKP Yusra Aprilla, SH.MH, mengatakan sepanjang 2018 jajaran Polres Pidie telah menangani 146 kasus narkoba. Dengan rincian 105 kasus ditangani Satres Narkoba, dan 41 kasus ditangani tingkat Polsek.

”Jadi total keseluruhan kasus yang ditangani sampai akhir Desember 2018 sebanyak 146 kasus” lapor AKP Yusra. Peryataan itu disampaikan AKP Yusra pada acara Jumpa Pers di Saung Media Center Mapolres Pidie. Kamis (17/12) siang.

Dibandingkan 2017, jumlah penangangan kasus narkoba di jajaran Polres Pidie, tentu terjadi peningkatan. Dimana, pada tahun 2017 Polres Pidie menangani sebanyak 144 kasus narkoba, dengan rincian 120 kasus ditangani Satres Narkoba Polres Pidie dan 24 kasus ditangani tingkat Polsek. “ Dan semua kasus yang telah kami tangani itu  telah selesai di P-21 kan serta seua kasus tersebut telah pula dilakukan penyidikan” ungkapnya.

AKP Yusra, juga menjelaskan tetang kasus tindak pidana narkoba yang menonjol ditahun 2018 yang telah diungkap pihaknya sebanyak tiga kasus. Yaitu narkoba jenis Ganja satu kasus dengan berat barang bukti seberat 400 Kg, dan Sabu masing-masing seberat 1 Kg dan 1 one. “ Kasus tindak pidana yang menonjol 2018 ini pun sudah kita laksanakan penyidikan dan mencapai pada tingkat proses pengiriman berkas tingkat satu” sebut AKP Yusra.

Dia menegaskan selama dalam pengungkapan kasus – kasus tersebut, itu dilakukan secara konsistensi rutinitas kegiatan. Begitupun dia menjelaskan  pada tahun 2018 telah dilaksanakan kegiatan operasi Antik dengan lamanya operasi selama 20 hari. Terhitung sejak 28 Maret sampai 16 April 2018.

“Hasilnya  kami dapat mengungkapkan sembilan kasus, dengan rincian pengungkapan tindak pidana narkotika jenis Ganja sebanyak dua kasus pengungkapan tindak pidana  Sabu tujuh kasus. Itu pengungkapannya dilaksanakan oleh Satres Narkoba Polres Pidie sebanyak tujuh kasus dan tingkat Polsek sebanyak dua kasus. Jadi total ada sembilan kasus” terang AKP Yusra.

Menurut Yusra jika dipilahkan lagi dari sisi tripologi pekerjaan para tersangka, ini ditahun 2017 didominasi swasta atau wira swasta, itu terdapat sebanyak 93 pekerjaan. Sedangkan pada tahun 2018 berdasarkan pekerjaan juga masih didominasi oleh swasta dan wiraswasta selebihnya tani.  Jadi kalau dari tripologi pekerjaan itu juga terjadi peningkatan dari tahun 2017 ke 2018” katanya.

Selanjutnya jika dilihat  pada tripologi tingkat usia,  para tersangka yang melakukan tindak pidana narkoba itu di tahun 2017 didominasi mulai dari umur 30 tahun ke atas dan dibawahnya mulai 25 tahun sampai 29 tahun . kemudian di tahun 2018 juga didominasi oleh tingkat usia 30 tahun keatas. Kemudian jumlah tersangka berdasarkan usia ini juga terjadi peningkatan” tandas AKP Yusra (b10).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here