Banda Aceh Tanpa Perayaan Tahun Baru

1
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman berbincang dengan wartawan di lokasi acara CFD di Banda Aceh, Minggu (30/12). Waspada/Ist
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman berbincang dengan wartawan di lokasi acara CFD di Banda Aceh, Minggu (30/12). Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada) : Sudah tegas saya katakan, Banda Aceh tanpa perayaan tahun baru, kata Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di lokasi acara car freeday (CFD) di Jalan Daud Beureueh Banda Aceh, Minggu (30/12) pagi.

“Banda Aceh tanpa petasan, tanpa terompet, apalagi pesta hura hura tahun baruan. Kita akan lakukan patroli di malam tahun baru. Jadi jangan coba-coba melanggar aturan, membuat perayaan tahun baru,”lanjut Aminullah tegas.

Menurut wali kota, perayaan tahun baru Masehi bukanlah kebiasaan atau budaya Islam. Aceh, kata Aminullah, tidak cocok dengan kebiasaan perayaan tahun baru,karena masyarakat Aceh sangat Islami.

Namun wali kota menyebutkan, bagi warga non Mus-lim, yang mengharuskan merayakan tahunbaru, dipersilahkan merayakannya di tempat ibadah ataudi rumah mereka masing-masing.  “Bukan merayakannya diluar, tapi di tempat masing-masing,” katanya.

“Aceh memiliki qanun tentang penegakan syariat Islam bagi umatnya, dan itu ada undang-undangnya. Jadi jangan coba-coba melanggar qanun. Kita akan tindak tegas,” lanjut Aminullah.

Sedangkan warung kopi atau kafe, dibolehkan tetap buka seperti biasanya. Wali kota menyebutkan, yang dilarang adalah perayaan tahun baru. Bila warga berkumpul untuk minum kopi atau makan di warung-warung atau kafe, tidak ada masalah.Pemko Banda Aceh, kata wali kota, akan mengerahkan personal bekerjasama dengan kepolisian, melakukan patrol ke seluruh wilayah kota. (b01/J)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here