Kereta Cepat Bagi Jamaah Haji

0

JEDDAH, Arab Saudi (Waspada): Sejak diluncurkan pada 11 Oktober tahun lalu, kereta api berkecepatan tinggi Haramain telah mengangkut lebih dari 118.000 penumpang melalui 310 perjalanan. Haramain saat ini melayani delapan perjalanan harian antara Mekah dan Madinah melalui Jeddah dan Kota Ekonomi Raja Abdullah.

Manajemen kereta api saat ini dilaporkan tengah mempelajari rencana untuk meningkatkan jumlah perjalanan harian secara bertahap antara dua kota suci. Mereka berencana menambah dua perjalanan setiap bulan sampai jumlah total perjalanan harian mencapai 30 pada akhir 2019.

Mereka juga mengatakan jika rencana itu dilaksanakan, nantinya akan ada perjalanan setiap setengah jam dan kereta api akan memiliki kapasitas untuk mengangkut 30 juta penumpang setiap tahun. Para jamaah haji rencanaya akan menggunakan kereta ini pada musim haji mendatang.

Proyek kereta api berhasil mencapai pendapatan yang ditargetkan. Manajemen pada tahap ini tidak berkonsentrasi pada menghasilkan pendapatan sebanyak mungkin. Namun, mereka berkonsentrasi pada kualitas layanan yang diberikan, seperti mengikuti jadwal.

Lebih dari 650 pria dan wanita Saudi dipekerjakan dalam pengoperasian stasiun kereta, manajemen kereta api, dan di sektor pemeliharaan. Jumlah total pekerja di berbagai departemen dan perusahaan yang terlibat dalam proyek ini adalah 1.200. Layanan kereta api sepanjang rute 450 kilometer ini memiliki lima stasiun.

Otoritas Transportasi Umum telah menyetujui harga tiket kereta api. Biaya perjalanan antara Jeddah dan Makkah adalah 40 riyal (sekitar Rp150.000) untuk kelas ekonomi dan 50 riyal (sekitar Rp190.000) untuk kelas bisnis, tidak termasuk pajak. Biaya tiket antara Makkah dan Madinah adalah 150 riyal (Rp670.000) untuk kelas ekonomi dan 250 riyal (Rp950.000) untuk bisnis.

Dibutuhkan satu jam 50 menit untuk perjalanan antara Makkkah dan Madinah dan 21 menit antara Jeddah dan Makkah. Penumpang dapat memesan dan membeli tiket melalui aplikasi khusus dan melalui mesin pintar di stasiun kereta.

Stasiun kereta pun kini mulai menyewakan lokasi untuk kegiatan komersial, tetapi jumlah kedai kopi dan restoran masih terbatas. Lebih dari 118.000 penumpang diangkut sejak Oktober 2018. (Al-Eqtisadiah/And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here