Penista Agama Dituntut 3 Tahun Penjara Denda Rp 1 M

0
TERDAKWA penista agama SSP saat mendengankan tuntutan JPU dalam sidang lanjutan di PN Kisaran. Waspada/Ist
TERDAKWA penista agama SSP saat mendengankan tuntutan JPU dalam sidang lanjutan di PN Kisaran. Waspada/Ist

KISARAN (Waspada): Jaksa Penuntut Umum Kejari Kisaran menuntut terdakwa penista agama dengan hukuman kurungan 3 tahun, denda Rp 1 Miliar, subsider 6 bulan kurungan.

Tuntutan itu disampaikan JPU Khairul Rahman Nasution SH, saat sidang lanjutan yang dipimpin Hakim Ketua Elfian SH MH dengan Hakim Anggota, Rahmat HA Hasibuan SH, Rabu (9/1), dengan terdakwa SSP merupakan oknum personil Polres Asahan.

“Kita tuntut 3 tahun penjara, denda Rp 1 Miliar, subsider 6 bulan kurungan dipotong masa tahanan,” jelas JPU Khairul Rahman Nasution, saat ditemui usai sidang.

Sedangkan pasal yang dikenakan kepada terdakwa. “Pasal 45a ayat (2), UU RI No 19/2016 tentang perubahan atas UU NO 11/2008, tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE),” jelas Khairul.

Sedangkan Komisi Hukum MUI Kab Asahan Nummat Adham Nasution, berpendapat bahwa tuntutan itu masih ringan, mengingat fakta dalam persidangan belum ada yang meringankan, namun yang memberatkan cukup kuat.

“Kita keberatan dengan tuntutan itu. Oleh sebab itu kita tunggu putusan, karena kita mengetahui bahwa tuntutan jaksa bukan harga mati. Mungkin saja hakim punya pendapat lain dan berbeda dengan tuntutan itu,” jelas Nummat.

Sementara Penasehat Hukum (PH) terdakwa, DR Ir Edy Lubis SH akan melakukan pembelaan atas tuntutan dari JPU.

“Saya akan melakukan pledoi pembelaan pada tanggal 16 Januari 2019,” jelas Edy. (a15/a31)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here