Enam Rusa Totol Asal Istana Bogor Kini Ada Di Lhokseumawe

1
PRESIDENT Director PT Perta Arun Gas Arif Widodo memotong pita sebagai tanda diresmikannya lokasi penangkaran Rusa Totol merupakan hibah Istana Bogor, Kamis (10/1). Waspada/M. Agam Khalilullah
PRESIDENT Director PT Perta Arun Gas Arif Widodo memotong pita sebagai tanda diresmikannya lokasi penangkaran Rusa Totol merupakan hibah Istana Bogor, Kamis (10/1). Waspada/M. Agam Khalilullah

SELAIN dikenal sebagai kawasan penghasil gas alam, kini Kota Lhokseumawe memiliki destinasi baru yang berbeda dari sebelumnya, sehingga bisa dikujungi masyarakat sekitar tanpa harus mengeluarkan biaya.

Kini di kota yang berjulukan “Petro Dollar” itu telah memiliki Rusa Totol atau dalam bahasa latinnya dikenal dengan sebutan Axis axis, yang langsung diambil dari Istana Bogor. Penangkaran Rusa Totol tersebut, berada di Komplek Perumahan PT Perta Arun Gas.

Lokasi penangkarannya menyajikan suasana yang nyaman dengan udara segar dan pepohonan hijau nan rimbun. Apabila ingin melihat rusa tersebut, bisa langsung melihatnya melalui pagar dan bisa memberikan makan, berupa sayur wortel.

Bagi masyarakat yang ingin berkunjung tidak dipungut biaya dan kapan saja boleh berkunjung, hanya saja tidak diperbolehkan masuk ke dalam lokasi penangkaran agar kesehatan rusa terjaga.

President Director PT Perta Arun Gas Arif Widodo saat meresmikan penangkaran Rusa Totol, Kamis (10/1) mengatakan, awal November 2018 pihaknya telah meminta izin kepada Plt. Kepala Istana Kepresidenan Bogor dan Wali Kota Lhokseumawe, untuk membuat penangkaran rusa tersebut.

Pihaknya langsung melakukan pengurusan izin yang dikeluarkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, dan Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Liar Dalam Negeri. “Awalnya kami berkoordinasi dengan bapak Wali Kota Lhokseumawe dan mendapatkan respon yang bagus, sehingga kami langsung melakukan berbagai pengurusan izin agar rusa tersebut bisa dibawa pulang,” ujar Arif.

Arif menambahkan, setelah semua proses administrasi selesai dilakukan maka dilakukan serahterima enam ekor Rusa Totol, kemudian diangkut dengan truk menempuh perjalanan lima hari.

Dia berharap nantinya kawasan tersebut bisa dijadikan sebagai sarana edukasi flora dan fauna, sehingga PT Perta Arun Gas juga ikut berpartisipasi dalam melestarikan keanekaragaman hayati. “Kami berharap dengan adanya penangkaran ini dapat menjadi kawasan pembelajaran dan pengetahuan masyarakat sekitar PAG mengenai Rusa Totol,” tutur Arif Widodo. M. Agam Khalilullah

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here