Bupati Aceh Tamiang Resmikan TPA Sampah Bantuan Kementerian PUPR

1
BUPATI Aceh Tamiang H Mursil memotong pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan TPA Sampah Kampung Durian, Kec. Rantau, Rabu (16/1). Waspada/Yusri
BUPATI Aceh Tamiang H Mursil memotong pita sebagai tanda diresmikannya penggunaan TPA Sampah Kampung Durian, Kec. Rantau, Rabu (16/1). Waspada/Yusri

ACEH TAMIANG (Waspada): Bupati Aceh Tamiang H Mursil meresmikan penggunaan Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Kampung Durian, Kec. Rantau bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun anggaran 2018.

Beberapa fasilitas baru yang dibangun meliputi penataan sel, kolam Instalasi Pengolahan Lindi (IPL), pagar keliling kolam, jalan dan drainase, rumah pengelola, landscape serta sumur monitoring.

“Tidak dapat dibayangkan jika prasarana TPA sampah tidak dibantu pemerintah pusat atau pun pemerintah provinsi, bila mengandalkan APBK jelas-jelas tidak sanggup membangun faslitas TPA sampah yang maksimal,” kata H Mursil ketika meresmikan TPA sampah, Sabu (16/1), dihadiri unsur Forkompincam dan Datok Penghulu.

Disampaikannya, dari jenis sampah terdapat sampah plastik, kardus dan jenis lainnya yang memiliki nilai ekonomis. Karena itu sampah yang mempunyai nilai jual harus dapat dikelola dengan baik sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat.

Bupati mengharapkan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing dan memberdayakan gotongroyong di kampung-kampung. “Saya akan sampaikan juga kepada ibu-ibu PKK agar menggerakkan program disiplin membuang sampah,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman (PLP) Provinsi Aceh, Yusrizal mengharapkan Pemerintah Aceh Tamiang dapat menambah areal TPA Kampung Durian, sehingga ke depan statusnya bisa ditingkatkan menjadi TPA terpadu. “Kita harapkan ke depan tidak lagi bicara soal dasar pengelolaan sampah, tapi sudah tahap peningkatan kinerja,” sebut Yusrizal.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Tamiang, Samsul Rizal menyampaikan, pihaknya saat ini masih terkendala dengan minimnya armada truk pengangkut sampah. “Sebab itu, sangat diharapkan dukungan Satker Pengembangan Sistem Penyehatan Lingkungan Pemukiman Aceh dan Pemkab Aceh Tamiang bisa memberi perhatian untuk kebutuhan armada truk sampah, sehingga pengangkutan sampah bisa berjalan sebagaimana kita harapkan,” ujarnya. (cri)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here