Muncul “Gubernur Bayangan”, Tak Ada Bedanya Syamsul Arifin Dengan Edy Rahmayadi

1

MEDAN (Waspada): Pembangun Sumut di segala sektor berpotensi terhambat karena besarnya pengaruh gubernur “bayangan” di pemerintahan Provinsi Sumut. Nasib Sumut tidak akan ada ubahnya di tangan Edy Rahmyadi, akan sama seperti masa kepemimpinan Syamsul Arifin, Gatot Pujo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi.

Hal itu dikatakan Ketua Pusat Kajian Pembangunan Strategis (PKPS) Sumut Rasdianto, Rabu (16/1). Rasdianto mengatakan, dulu pada masa gubernur yang sebelumnya, banyak sekali catatan kami di PKPS Sumut soal lambatnya proses kebijakan pemerintah dan program pembangunan yang terhalang karena banyaknya peran “gubernur bayangan” tersebut.

“Bahkan puncaknya terjadi di masa Gubernur Gatot Pujo Nugroho, di mana dampak dari ketidaktegasan beliau dalam memimpin pemerintahan di Sumut berujung pada korupsi berjamaah di Sumut. Jika dulu Pak Gatot tegas, berani dan tidak mau disetir oleh banyaknya “gubernur bayangan” tersebut, maka mungkin pembangunan di Sumut akan maju,” tandasnya.

Rasdianto mengatakan, sekarang dampak dari kehadiran “gubernur bayangan” tersebut sudah mulai terasa dan dapat dilihat dari lambatnya proses seleksi Komisaris dan Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Sumut. Menurut Rasdianto, idealnya rekrutmen Komisaris dan Direksi BUMD bisa selesai dalam kurun waktu tidak sampai satu bulan. Namun faktanya, sudah sebulan lebih proses itu tidak tuntas,” tandasnya.

Rasdianto menilai, jika proses itu cepat dituntaskan, maka efektifitas kerja kerja BUMD bisa semakin cepat dan lebih produktif. Rasdianto juga kuatir, dampak dari adanya “gubernur bayangan” itu akan berpengaruh pada lambatnya proses seleksi esselon II di Pemerintahan Sumut. “Jika sudah begini, lantas apa bedanya Syamsul Arifin dengan Edy Rahmayadi?. Masyarakat Sumut memilih Edy Rahmayadi karena masyarakat yakin, dia itu tegas, bukan tidak tegas dan mudah terpengaruh,” tandasnya.

Saat ditanya siapa “gubernur bayangan” yang dimaksud, Rasdianto mengatakan bahwa sang “gubernur bayangan” itu adalah sosok yang sangat dekat dengan Edy Rahmayadi dan juga Anggota DPRD Sumut dari partai pengusung Eramas pada Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) tahun lalu. Rasdianto berharap agar Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, dapat bekerja dengan tegas dan tidak kehilangan karakter kuat sebagai seorang pemimpin. (crds)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here