Masalah Mendasar Merah

0
Liverpool Echo

LONDON (Waspada): Manajer Juergen Klopp (foto kanan), mengungkapkan masalah mendasar Liverpool hingga mulai kesulitan mendulang kemenangan pada laga lanjutan Liga Premier.

Pada matchday 25 di London Stadium, Senin (Selasa WIB), Si Merah yang sangat mendominasi laga ditahan West Ham United 1-1. Pada 30 Januari lalu, The Reds juga hanya bermain 1-1 saat menjamu Leicester City matchday 24 di Stadion Anfield.

“Kami sedang mengalami situasi sulit. Saya tak tahu dari mana datangnya cedera atau sakit pemain, itu masalah mendasarnya,” kata Klopp, seperti dikutip dari BBC Sports, Selasa (5/2).

“(James) Milner sempat sakit dan mungkin masih sakit. Virgil (van Dijk) juga sempat tak latihan tiga atau empat hari dan beratnya turun empat kilogram. Tentu hal itu tak membantu,” tambahnya.

Klopp menambahkan, absennya sejumlah pemain pilar seperti bek Trent Alexander-Arnold, Dejan Lovren dan Joe Gomez, semuanya akibat cedera melengkapi masalah Mayseyside Merah.

“Bek tengah, bek kanan, semuanya tengah mengalami saat-saat sulit. Tentu ini bukan yang terbaik,” ratap mantan pelatih Borussia Dortmund dan FSV Mainz tersebut.

Dengan pasukan yang kurang prima, Liverpool melewatkan kesempatan untuk merestorasi keunggulannya dari Manchester City menjadi lima poin. Sempat unggul lewat gol winger Sadio Mane menit 22, Merah kebobolan gol balasan The Hammers melalui Michail Antonio enam menit berselang.

Klopp yakin, wasit Kevin Friend memberikan banyak keuntungan bagi tuan rumah West Ham, setelah menyadari gol Mane berbau offside.

“Kami memiliki momen baik dan mencetak gol meskipun dalam posisi offside.
Wasit pasti mengetahui soal babak pertama, itu menjelaskan kondisi babak kedua,” klaim Klopp.

“Saya pikir, wasit mengetahui dan kita banyak melihat situasi aneh tidak tegas dan hanya memecah ritme,” katanya menambahkan.

Pria Jerman itu sebelumnya juga mengeluh karena pasukannya tidak mendapatkan penalti ketika menghadapi Leicester.

“Mereka mencetak gol dalam posisi 1,5 meter offside, lantas mereka mempersoalkan kesempatan yang didapat (Divock) Origi di menit-menit akhir yang satu meter offside,” sindir Manuel Pellegrini (foto kiri), manajer Hammers asal Chile.

“Klopp terbiasa menang dengan gol offside. Dia mengalahkan saya di Malaga (bersama Dortmund di perempatfinal Liga Champions 2013) dengan gol dalam posisi offside tujuh meter,” kenang Pellegrini.

“Kami menakuti mereka. Saya hanya kecewa karena kami tidak meraih tiga poin,” timpal kapten Hammers Mark Noble.

“Saya berharap bagi semua penggemar West Ham bahwa Mark Noble dan timnya akan menakuti lebih banyak tim, bukan hanya kami malam ini,” balas Klopp.

“Saya tidak mengenalnya dengan baik, saya tidak tahu mengapa dia berbicara seperti itu setelah laga. Mereka tidak menakuti kami, mereka hanya bertahan dengan baik,” pungkasnya. (m15/bbc/rtr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here