Pilar Merah Penasaran Menurun

1
DARI KIRI: Rafael Camacho, Fabinho, Roberto Firmino dan Xherdan Shaqiri, perlu mental juara untuk mengakhiri paceklik gelar Liverpool.(Getty Images)

LONDON (Waspada): Beberapa pemain pilar Liverpool merasa penasaran dengan penurunan yang mereka alami, sehingga secara mengejutkan ditahan West Ham United dan Leicester City dengan skor identik 1-1.

Akibat hasil seri dalam dua laga terakhir di Liga Premier itu, tahta Si Merah di puncak klasemen rawan digeser juara bertahan Manchester City dan kian dekat dibayangi Tottenham Hotspur.

“Kami terlalu percaya diri karena telah menikmati masa-masa hebat sepanjang Desember lalu. Kini kami sedikit menurun, sangat sulit menjelaskan mengapa hal ini bisa terjadi,” ucap Fabinho, gelandang Liverpool asal Brazil, seperti dilansir Sportskeeda, Rabu (6/2).

“Saya percaya sekarang, tim yang bermain melawan kami jauh lebih kuat. Kami perlu untuk melakukan perubahan, karena kami belum menemukan cara yang tepat untuk menyerang,” tambah Fabinho.

The Reds yang mengoleksi nilai 62, hanya unggul tiga poin dari The City yang dinihari tadi melakoni laga tandang di markas Everton. Menurut Fabinho yang diboyong Merah dari AS Monaco musim panas lalu, mereka kerap kesulitan melawan tim yang menampilkan permainan defensif.

“Seringkali kami ingin melewati sisi tengah lawan, tapi itu sangat sulit, apalagi melawan tim yang kuat secara fisik dan defensif. Kami perlu menemukan solusi, karena di beberapa laga terakhir kami selalu gagal,” harap Fabinho.

Setelah terus melaju sepanjang 2018, The Anfield Gank asuhan manajer Juergen Klopp baru meraih dua kemenangan pada tahun 2019 ini. The Kop dua kali imbang dan dua kali kalah dari Manchester City di Liga Premier serta Wolverhampton di Piala FA.

Menurut Xherdan Shaqiri, winger anyar Liverpool asal Swiss, mereka bukanlah robot yang harus selalu meraih kemenangan. “Kami terus bekerja keras dalam pelatihan dan sangat penting untuk memasukkan poin itu ke dalam permainan,” jelasnya.

“Kami harus fokus, memiliki mentalitas ke dalam permainan untuk menang, berupaya terus memimpin dan menghasilkan kinerja yang sangat bagus. Itu yang paling penting, tapi herannya itu sangat sulit,” tutur Shaqiri.

Wakil kapten James Milner menambahkan, timnya bisa segera kembali ke tren positif jika tidak terbebani dengan kemenangan.

“Ini soal bagaimana tidak terlalu terpuruk dan masih ada perjalanan panjang untuk ditempuh. Jangan terkejut kalau posisi terdepan berubah menuju akhir, tapi kami mesti percaya diri bisa menuntaskan pekerjaan ini,” ujar Milner.

“Persaingan ada dalam genggaman kami dan jalan masih panjang. Saya rasa kami harus menikmati berada di posisi ini, sebab jauh lebih buruk di bagian bawah klasemen. Jadi nikmati saja dan sama-sama berusaha,” tambahnya.

Sedangkan kiper Alisson Becker, meminta kepada rekan-rekannya untuk dapat bermain maksimal. Tujuannya hanya untuk membuat Redsa mencicipi kembali gelar juara Liga Inggris yang sudah 29 tahun tak pernah menghampiri Anfield.

“Kami harus siap menghadapi segalanya, termasuk keadaan buruk sekalipun. Namun saya percaya tim ini sedang berada di jalur yang benar,” beber kiper asal Brazil tersebut.

“Kini kami tidak punya banyak waktu untuk ragu-ragu. Apabila kami ingin juara, maka kami harus memenangkan segalanya mulai sekarang “ tegas Alisson. (m15/skd/rtr)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here