USU Sudah Maksimal Imbangi SFC

1
STRIKER Sriwijaya FC M Yogi Novrian mendapat pengawalan ketat pemain PS Keluarga USU dalam babak 32 Besar Kratindaeng Piala Indonesia 2018/19 di Stadion Mini USU, Medan, Kamis (7/2).( Waspada/Arianda Tanjung/B)

MEDAN (Waspada): PS Keluarga USU gagal melaju ke babak 16 Besar Piala Indonesia 2018/2019 setelah pada pertandingan Leg 2 babak 32 Besar ditahan Sriwijaya Football Club (SFC) dengan skor 1-1 di Stadion Mini USU Medan, Kamis (7/2).

SFC lolos ke babak selanjutnya dengan agregat 7-3 setelah pada pertandingan Leg 1 sebelumnya di Palembang menang 6-2. Asisten Pelatih PS Keluarga USU, Yudha Hendrawan, mengakui timnya sudah bermain maksimal, meski hasilnya belum sesuai harapan.

Seperti diketahui, sebelumnya PS Keluarga USU mengincar kemenangan besar minimal 4-0 untuk bisa merebut tiket 16 Besar. Namun menghadapi tim dengan materi pemain yang lebih baik dan sarat pengalaman, USU gagal mewujudkan target tersebut.

“Anak-anak sudah menjalankan instruksi tim pelatih dengan baik dan itu sangat kami apresiasi. Karena kami ingin menjaga marwah Sumatera Utara, makanya anak-anak bermain habis-habisan dan saya pikir mereka sudah maksimal,” tegas Yudha.

Dikatakan, pada babak pertama pemainnya mampu memberikan perlawanan yang baik dan terbukti beberapa peluang tercipta. Namun harus diakui, lawan mampu mengunci serangan USU dengan bermain lebih sabar dan tidak terpancing.

“Kami berharap laga ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi tim, khususnya anak-anak, mengingat jalan mereka memang masih panjang untuk terus berkarir sebagai pemain. Semoga ke depan tim ini akan jauh lebih baik lagi,” tambahnya.

Pelatih SFC, Hartono Ruslan, mengatakan sejak awal memang timnya diinstruksikan agar bermain lebih sabar dan tidak terpancing permainan lawan. “Alhamdulillah, mereka bermain baik di laga ini,” ujar Hartono sembari berkata kedua tim sudah bermain maksimal.

PS Keluarga USU sebagai tuan rumah langsung bermain menekan di menit-menit awal. Jual beli serangan pun terjadi. Namun USU yang sedikit lebih mendominasi permainan justru harus menerima kenyataan pahit kebobolan lebih dulu di menit 25 lewat gol M Andes Adinata.

USU sempat mendapat peluang emas di menit-menit akhir babak pertama, tapi masih belum berbuah gol. Memasuki babak kedua, USU terus berupaya menciptakan gol penyeimbang melalui kedua sisi sayap. Namun rapatnya pertahanan SFC membuat sejumlah peluang gagal.

Menit ke-82, TA Musafri sempat menjebol gawang USU lewat sontekannya. Namun hakim garis lebih dulu mengangkat bendera dan menyatakan offside.

USU baru bisa menyamakan kedudukan pada menit 89. Achmad Yowanda yang menerima umpan terobosan dari rekannya berhasil membobol gawang SFC dengan sepakan kaki kirinya. Skor 1-1 bertahan hingga wasit meniupkan peluit panjang. (cat/C)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here