Lanjutkan Pembangunan Jalan Aceh Timur-Galus

1
PENGENDARA sepedamotor menghindari jalan rusak ketika melintasi jalan Peureulak-Lokop di Desa Arul Pinang, Kec. Peunarun, Aceh Timur, Minggu (10/2). Waspada/M. Ishak
PENGENDARA sepedamotor menghindari jalan rusak ketika melintasi jalan Peureulak-Lokop di Desa Arul Pinang, Kec. Peunarun, Aceh Timur, Minggu (10/2). Waspada/M. Ishak

LOKOP (Waspada): Pemerintah Aceh didesak melanjutkan pembangunan jalan lintas provinsi menghubungkan Kab. Aceh Timur dengan Gayo Lues, mulai dari Desa Bunin, Kec. Serbajadi hingga ke Pinding-Blang Kejeren. “Pembangunan jalan penghubung antara dua kabupaten ini perlu segera dilanjutkan,” kata Indra Buana, tokoh masyarakat Lokop kepada waspada, Minggu (10/2).

Sebenarnya, Peureulak ke Lokop hanya 84 kilometer. Jika rata-rata perjalanan darat menggunakan roda dua atau roda empat 60 kilometer per jam, maka perjalanan dari Jalinsum Banda Aceh-Medan bisa ditempuh paling lama 1,5 jam. “Tapi karena kondisi jalan masih banyak yang rusak, maka perjalanan dari bawah (Peureulak) ke atas (Lokop) mencapai 3-4 jam,” kata Indra Buana.

Ia mengapresiasi Plt. Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah MT atas kebijakannya telah mengalokasikan dana pembangunan jalan mulai dari Ranto Peureulak hingga ke Peunarun. “Agar terhubung seluruhnya, diharap beberapa titik yang belum diaspal agar dapat dilanjutkan dalam dua tahun ini, karena beberapa titik jalan masih berbentuk kubangan,” ujarnya.

Sementara LSM Komunitas Aneuk Nanggroe Aceh (KANA) mendesak Plt. Gubernur Aceh menyelesaikan pembangunan jalan lintasan provinsi mulai Peureulak hingga berbatasan Gayo Lues. “Lintasan tersebut bukan kewenangan Pemkab Aceh Timur, sehingga perawatan, pemeliharaan dan pembangunan menjadi tanggungjawab Pemerintah Aceh yang harus dialokasikan melalui APBA,” kata Ketua LSM KANa, Muzakir.

Camat Serbajadi, Syahdan yang dimintai tanggapannya menyebut kondisi jalan yang perlu dilanjutkan pengaspalan mulai dari Desa Bunin hingga perbatasan Lokop-Pindeng. “Sekitar 100 kilometer lagi yang perlu diaspal. Mudah-mudahan sarana transportasi secara bertahap terus terbangun seiring dengan perkembangan ekonomi di Lokop,” ujar Syahdan. (b24)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here